Laporkan Masalah

Hubungan antara status sosial ekonomi, orientasi religius, dan dukungan sosial dengan burnout pada guru sekolah dasar di Kabupaten Cilacap

TOIFUR, Prof.Dr. Johana E. Prawitasari

2003 | Tesis | S2 Psikologi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status sosial ekonomi, orientasi religius, dan dukungan sosial dengan burnout pada guru sekolah dasar di kabupaten Cilacap. Penelitian ini menggunakan tehnik pengambilan sampel stratified random sampling. Subjek penelitian ini terdiri dari 121 guru sekolah dasar. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan menggunakan angket status sosial ekonomi, orientasi relips, dukungan sosial, dan burnout. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis regresi dan analisis korelasi parsial. Metode kualitatif digunakan untuk rnenjelaskan dan memperkaya hasil analisis statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat korelasi negatif dan sangat signifikan antara status sosial ekonomi dengan burnout (F = 59,8; db = 1/119; p < 0,000; T = -7,733), (2) terdapat korelssi negatif yang sangat signifikan antara orientasi reIigius dengan burnout (F = 28,493; db = 1/119; p < 0,001; T = -5,338), (3) terdapat korelasi yang negatif dan sangat signifikan antara dukungan sosial dengan burnout (F = 24,138; dh = 1/119; p < 0,001; I’= -4,913), dan (4) terdapat korelasi yang signifikan antara status sosial ekonomi, orientasi religius, dan dukungan sosial dengan burnout Disarankan kepada guru untuk lebih mencarj dukungan sosial melalui hubungan interpersonal dan meningkatkan orientasi religius intrinsik dengan semakin aktif berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan keagamaan. Saran kepada dinas pendidikan dan kebudayaan adalah bahwa burnout guru dapat ditekan melalui pemberian perhatian dan penciptaan situasi mengajar yang kondusif. Penelitian tentang burnout selajutnya dapat dilakukan di kota-kota besar. Variasi lain adalah dengan menguji perbedaan burnout pada guru-guru yang mengajar di kelas rendah (kelas 1-3) dan kelas tinggi (4-6).

This research aimed to examine the correlation between socioeconomic status, religious orientation, and social support with burnout of teachers primary school in Cilacap regency. This research employed stratified random sampling technique. The subjects of this research were 12 1 teachers primary school. The data were collected by intervew method and four questionnaires : the socioeconomic status, religious orientation, social support, and bumout. The data were analyzed using regression and partial correlation analyses. The qualitative method of this research used to expalain and enrich the result of statistical analysis. The result of this research are : (1) there was very sipificant and negative correlation between socioeconomic status with burnout (F = 59,8; db = 1/119; p<0,000; T = -7,733), (2) there was very significant and negative correlation between religius orientation with burnout (F = 28,493; db = 1/119; p<0,001; T = -5,338), (3) there was very significant and negative correlation between social support with burnout (F = 24,138; db = 1/119; p<0,001 ; T = -4,913), (4) there were significant correlation between socioeconomic status, religious orientation, and social support with burnout (R2 = 0,488 ; p<0,001). It's recommended for teachers to look for social supports through interpersonal relationship and increase intrinsic religious orientation through talung a part in religious activities. Burnout teachers could be minimized through giving attention and malung conducive teaching situation. For the the next researches about burnout could be done in several cities in Indonesia. The other variant could be done in testing difference of burnout on teachers who teach at low grade (grade 1 to 3) and teachers who teach at high grade (grade 4 to 6).

Kata Kunci : Psikologi Pendidikan,Burnout, Socioeconomic status, Religious orientation, Social support, and burnout.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.