ANALISIS PENGARUH PERAN SEKTOR PARIWISATA TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
MIFTAH FARID R, Drs. Bambang Sriyanto Eko Prakoso, MSP.
2021 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHDaerah Istimewa Yogyakarta merupakan provinsi dengan potensi sektor pariwisata yang besar. Penerapan kebijakan berupa pembangunan dan pengembangan di sektor pariwisata memiliki dampak terhadap kepada pelaku-pelaku yang berperan dalam sektor tersebut dan juga berdampak kepada pendapatan yang diterima. Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) mengidentifikasi dinamika sektor pariwisata, (jumlah wisatawan, objek wisata, usaha perjalanan wisata, dan restoran) di setiap kabupaten kota di DIY, (2) mengidentifikasi pengaruh jumlah wisatawan, objek wisata, usaha perjalanan wisata, dan restoran terhadap PDRB, serta (3) melihat seberapa besar kontribusi sektor pariwisata terhadap PDRB DIY. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder dengan rentang waktu 2010 hingga 2019 dengan dua macam variabel; Variabel Independen yang berupa jumlah wisatawan, objek wisata, usaha perjalanan wisata, dan restoran, serta variabel dependen yang berupa PDRB DIY. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, regresi data panel, dan analisis kontribusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah wisatawan, jumlah objek wisata, jumlah usaha perjalanan wisata, dan jumlah restoran mengalami fluktuasi. Pola keruangan yang terbentuk dari kunjungan wisatawan dan tujuan wisata menunjukkan pola yang berbeda-beda setiap tahunnya, namun terdapat kesamaan, yakni wisatawan masih memusat pada daerah Prambanan, Tanjungsari, dan Kretek. Hasil regresi data panel menunjukkan bahwa wisatawan dan objek wisata memiliki pengaruh positif secara signifikan terhadap PDRB dengan nilai koefisien sebesar 0,296483 dan 0,435393. Indek kontribusi sektoral dari sektor pariwisata menunjukkan nilai rata-rata selama 10 tahun sebesar 0,18 dengan besaran kontribusi yang dapat diberikan sektor pariwisata terhadap PDRB DIY rata-rata sebesar 18,01 persen.
Special Region of Yogyakarta is the one of the Indonesias provinces with great potential in the tourism sector. The implementation of development policies in this sector has an impact to the actors who play role in the sector and the income received. The objectives of this study are to identify the dynamics of the tourism sector in each district and city in Yogyakarta province, to identify the influence of the number of tourists, tourist attractions, travel businesses, and restaurants to GRDP, and how much the contribution of the tourism sector to the GRDP of Yogyakarta. This study used quantitative method. The data used in 2010 to 2019 with two kinds of variables, that is the independent variable such as: number of tourists; tourist attractions; tourist travel businesses; also restaurants, and GRDP of DIY as dependent variable. The analytical methods are descriptive analysis, regression of panel data, and contribution analysis. The results from this study are each variable independents as the actors who plays in tourism sector are fluctuation. The spatial pattern formed shows a different pattern every year, but there are similarities, that is tourists are still concentrated in the Prambanan, Tanjungsari, and Kretek areas. The results of the regression of panel data show the number of tourists and tourist objects have a significant positive influence on GRDP. The sectoral contribution index from the tourism sector shows the average value of 0.18 and the contribution that the tourism sector can make to the DIY's GRDP is 18.01 percent.
Kata Kunci : pariwisata, regresi data panel, PDRB