Pengujian Parameter Proses Migrasi Kawasan Waktu Menggunakan Metode Kirchhoff pada Data Sintetik 2D dengan Dipping Event dan Conflicting Dips
AURUM DATAMETRIANA, Dr.rer.nat. Wiwit Suryanto, S.Si., M.Si.
2021 | Tesis | MAGISTER FISIKAMigrasi merupakan tahap penting dalam pemrosesan rutin data seismik refleksi. Event yang terekam dalam rekaman data seismik tidak selalu berada pada posisi yang sebenarnya khususnya jika terdapat reflektor miring. Proses migrasi mengembalikan event pada data seismik ke posisi yang sebenarnya. Salah satu metode migrasi yang paling umum digunakan adalah Kirchhoff migration. Penelitian ini menjelaskan pengaruh penentuan parameter pada migrasi Kirchhoff pada hasil keluaran proses migrasi. proses migrasi menggunakan dua skema yaitu post-stack migration dan pre-stack migration. Sedangkan parameter yang akan diuji adalah aperture, maximum dip, dan kecepatan. Data yang digunakan dalam proses migrasi ini adalah data sintetik yang dibangkitkan dari model akustik. Dari penelitian diperoleh nilai optimum untuk parameter aperture adalah 2500. Sedangkan nilai optimum parameter maximum dip adalah 40 yang berasosiasi dengan maksimum dip sebenarnya dari struktur yang ada. Sedangkan untuk parameter kecepatan, optimum ketika tidak terdapat efek overmigration dan undermigration.
Migration is an important step in routine processing of reflection seismic data. Events that are recorded in the seismic data record are not always in their original position, especially if there is a tilted reflector. The migration process returns the seismic data events to their original positions. One of the most commonly migration methods is Kirchhoff migration. This paper describes the effect of parameter variation of Kirchhoff migration process in post-stack and pre-stack seismic data. The parameters to be tested are aperture, maximum dip, and velocity variation. The data that is used in this migration process is synthetic data. This synthetic data is generated from the acoustic model. From this study, the optimum value for the aperture parameter is 2500. While the optimum value for the maximum dip parameter is 40 which is associated with the true maximum dip of the existing structure. The optimum velocity parameter when there is no overmigration and undermigration artifact.
Kata Kunci : Seismic reflection, migration seismic, Kirchhoff migration, synthetic data, acoustic model