Pemetaan Batimetri untuk Pendeskripsian Objek Bahaya Navigasi Menggunakan Data Multibeam Echosounder (Studi Kasus: Pelabuhan Benoa)
CAHYO WIBOWO, Ir. Abdul Basith, S.T., M.Si, Ph.D.
2022 | Skripsi | S1 TEKNIK GEODESIKegiatan aplikatif ini dilaksanakan di sekitar Pelabuhan Benoa, Badung, Bali. Pelabuhan ini terletak pada koordinat 115 derajat 12'29" BT dan . Pelabuhan Benoa akan semakin sibuk terlebih dengan adanya proyek pembangunan BMTH dan pengembangan Terminal BBM. Melihat laju kepadatan yang sangat tinggi, keselamatan pelayaran menjadi suatu hal yang mutlak. Sehubungan dengan itu, maka dilakukan pemetaan batimetri dan pendeskripsian objek bahaya navigasi di Pelabuhan Benoa, Bali. Data sekunder pada kegiatan ini diperoleh dari hasil pengukuran tim survei Pushidrosal pada tanggal 12 desember 2020. Proses akuisisi data menggunakan alat MBES Kongsberg EM2040C 200 kHz untuk memperoleh data kedalaman. Pengukuran dilakukan di area pelabuhan sehingga berdasarkan SP-44 tahun 2008, pengukuran masuk kedalam orde khusus. Data berupa raw data yang selanjutnya dikoreksi SVP, pasut, patch test, koreksi spikes, dan noise. Hasil data kemudian diuji kualitasnya dengan mengacu kepada SP-44 tahun 2008 dan digunakan untuk pemetaan batimetri, penentuan posisi, dan pendeskripsian objek bahaya navigasi dengan melihat anomali pada data kedalaman dan model 3D topografi bawah laut. Hasil dari kegiatan ini menggunakan data yang memiliki ketelitian 0,17 m berdasarkan uji kualitas dengan tingkat kepercayaan 95%. Nilai tersebut lebih kecil dari batas toleransi kesalahan berdasarkan SP-44 tahun 2008 yaitu 0,26 m sehingga masuk ke orde khusus. Kedalaman minimal dan maksimal di area survei adalah 3,14 dan 15,28 m. Berdasarkan analisis terhadap bahaya navigasi, ditemukan 2 objek bahaya navigasi, yaitu kapal karam. Kapal A berada diposisi koordinat 115 derajat 12'34"BT dan 8 derajat 44'58"LS dengan dimensi PxLxT (27,84; 5,94; 3,69) m. Kedalaman Kapal A terhadap chart datum adalah 5,16 m. Kapal B berada diposisi koordinat 115 derajat 12'26"BT dan 8 derajat 44'56"LS dengan dimensi (30,08;6,74;6,64) m. Nilai kedalaman Kapal B terhadap chart datum adalah 6,65 m. Hasil akhir dari kegiatan aplikatif ini adalah peta batimetri skala 1:2.500 dan pendeskripsian objek bahaya navigasi.
This applicative activity is conducted around Benoa Harbor, Badung, Bali. This port is located at coordinates 115 degree 12'29"E and 08 degree 44'43"S. Benoa Port will be increasingly busy with the BMTH construction project and the development of the BBM Terminal. Seeing the high-density rate, transportation safety is a fundamental matter based on this shipping safety. In connection with that, bathymetry mapping and describing navigational hazard objects at Benoa Harbor must be carried out. Secondary data in this activity was obtained from the Pushidrosal survey team measurements on December 12, 2020. The data acquisition process used the MBES Kongsberg EM2040C 200 kHz tool to acquire depth data. Measurements are carried out in the port area. Therefore, based on SP-44 of 2008, the measurements are included in a special order. The data is in the form of raw data which is then corrected by SVP, tides, patch tests, spikes, and noise corrections. The data results were then tested for quality by referring to SP-44 in 2008 and used for bathymetry mapping, positioning, and description of navigational hazard objects by looking at anomalies in in-depth data and 3D models of underwater topography. The results of this activity use data that has an accuracy of 0.17 m based on a quality test with a 95% confidence level. This value is smaller than the error tolerance limit based on SP-44 in 2008, which is 0.26 m so that it enters the special order. The minimum and maximum depths in the survey area are 3,14 and 15,28 m. Based on the analysis of navigational hazards, 2 objects of navigational hazards were found, namely shipwrecks. Ship A is at the coordinates of 115 degree 12'34"E and 8 degree 44'58"S with dimensions LxWxH (27.84; 5.94; 3.69) m. The depth of Ship A to the chart datum is 5.16 m. Ship B is at the coordinates of 115 degree 12'26"E and 8 degree 44'56"S with dimensions (30.08;6.74;6.64) m. The value of the depth of Ship B to the chart datum is 6.65 m. The final result of this applicative activity is a 1:2.500 scale bathymetric map and description of navigational hazard objects. Keywords: bathymetry, multibeam echosounder, navigational hazard object, port, survey
Kata Kunci : batimetri, multibeam echosounder, objek bahaya navigasi, pelabuhan, survei