Laporkan Masalah

LITERASI INFORMASI PETANI DENGAN KERANGKA IFLA (INTERNATIONAL FEDERATION OF LIBRARY ASSOCIATIONS AND INSTITUTIONS) DALAM BUDIDAYA PADI PADA KELOMPOK MINA PADI DI KALURAHAN SUMBERAGUNG KAPANEWON MOYUDAN KABUPATEN SLEMAN

YENNI KUSUMA W, Ir. Harsoyo, M.Ext.Ed.; Mesalia Kriska, S.P., M.Sc.

2021 | Skripsi | S1 PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PERTANIAN

Penelitian ini memiliki beberapa tujuan antara lain 1) Mengetahui kemampuan literasi informasi petani terkait budidaya mina padi dengan kerangka IFLA di Kalurahan Sumberagung Moyudan 2) Mengetahui hambatan-hambatan yang dihadapi petani dalam berliterasi informasi untuk kegiatan budidaya mina padi di Kalurahan Sumberagung Moyudan 3) Memberikan upaya yang bisa dilakukan petani terkait dalam menghadapi hambatan dan menjawab tantangan berliterasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian adalah Desa Sumberagung dengan lima kelompok tani mina padi antara lain kelompok mina segar, mina jaya, mina sekawan, mina sakti dan langgeng mulyo. Hasil penelitian menjelaskan bahwa petani sudah menguasai literasi informasi namun masih perlu ditingkatkan lagi. Pedoman literasi informasi yang digunakan yaitu pedoman yang dikeluarkan oleh International Federation of Library Associations and Institution (IFLA) yang terdiri dari tiga komponen dasar, yaitu akses, evaluasi dan penggunaan dalam konteks informasi. Hambatan yang dihadapi petani dikategorikan dalam hambatan infrastruktur berupa akses jalan yang berlubang yang menyebabkan terganggunya kegiatan panen, kurang meratanya provider yang memiliki siunyal yang kuat, perilaku berupa usia dan pendidikan petani yang berpengaruh pada pemahaman informasi yang didapatkan dan lingkungan sebagai unit sosial terkecil petani yang mendukung usaha pertanian yang dilakukan. Upaya yang dapat dialkukan untuk menjawab permasalahan adalah berkomunikasi dengan pemerintah desa terkait infrastruktur, memilih provider dengan jaringan yang kuat, meningkatkan minat baca dan membiasakan membaca dengan teliti sehingga mampu memahami informasi.

This study has some purposes, such as 1) To knowning the infromation literacy skills of farmers related to mina padi cultivation with IFLA framework in Sumberagung Village 2) To find out the obstacles faced by farmers in literacy information for mina padi cultivation activities Sumberagung Village 3) Provide efforts that can be made by related farmers in facing obstacles and answering the challenges of literacy. The method used are descriptive with a qualitative approach. The location of the study is Sumberagung Village with five groups of mina padi farmers including fresh mina group, mina jaya, mina sekawan, mina sakti and langgeng mulyo. The results of the study explained that farmers have mastered information literacy but still need to be improved again. Information literacy guidelines used by the International Federation of Library Associations and Institutions (IFLA) consisting of three basic components, namely access, evaluation and use in the context of information. The obstacles faced by farmers are categorized in infrastructure barriers in the form of perforated road access that causes disruption of harvest activities, less equitable providers who have strong siunyal, behavior in the form of age and education of farmers that affect the understanding of information obtained and the environment as the smallest social unit of farmers who support agricultural efforts carried out. Efforts that can be done to answer problems are communicating with the village government related to infrastructure, choosing a provider with a strong network, increasing interest in reading and getting used to reading carefully so that it can understand information.

Kata Kunci : Literasi Informasi, Informasi, Mina Padi

  1. S1-2021-394320-abstract.pdf  
  2. S1-2021-394320-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-394320-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-394320-title.pdf