PENGARUH LAMA DAN KONDISI PENGGUNAAN DI LAUT TERHADAP KEHADlRAN KELOMPOK JENIS PENGGEREK LAUT DAN SIFAT MEKANIKA KAYU ULIN (Eusyderoxylon zwageri T. et B) PADA DERMAGA DI KARIMUNJAWA
FAJAR ARIF WICAKSONO , Dr. Ir. Sri Nugroho Marsoem, M.Agr.
2005 | Skripsi | S1 KEHUTANANIndonesia merupakan negara bahari yang memiliki garis pantai terpanjang kedua di dunia. Laut mengandung berbagai sumber daya alam yang sangat melimpah dan potensial. Untuk menunjang pengembangan dan pemanfaatannya, diperlukan infrastruktur pendukung yang memadai, seperti dermaga. Sebagian besar konstruksi dermaga yang berskala keeil masih menggunakan kayu sebagai bahan bakunya, khususnya kayu ulin (Eusideroxylon zwageri T. et B). Pemakaian kayu di laut dipengaruhi oleh lama dan kondisi pemakaian serta kehadiran penggerek laut. Studi tentang penggerek laut khususnya untuk di Indonesia yang beriklim tropis masih terbatas . Penelitian untuk mengetahui mutu kayu ulin sebagai dermaga, dilakukan dengan mengamati kayu ulin yang diperoleh dari 2 lokasi dermaga di Kepulauan Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah. Dermaga yang pertama telah dipergunakan selama 12 tahun dan dermaga kedua telah digunakan selama 7 tahun. Dalam penelitian ini digunakan raneangan aeak lengkap dengan model percobaan berfaktor. Parameter yang diamati adalah keteguhan lengkung statik, keteguhan tekan tegak lurns serta, keteguhan tekan sejajar serat, kekerasan kayu dan identifikasi kehadiranjenis penggerek kayu. Hasil pengamatan dan analisis menunjukkan, lama pemakaian tidak memberikan perbedaan pada sifat tekan sejajar serat dan kekerasan ujung kayu, sedangkan kondisi pemakaian terendam dan pasang surut tidak memberikan pengaruh yang nyata pada sifat mekanika kayu yang diamati. Lama penggunaan 12 tahun memberikan perbedaan yang nyata pada tegangan Pada batas proporsi keteguhan lengkung statik, tegangan pada batas proporsi dan tegangan pada beban maksimal keteguhan tekan tegak lurns serat serta kekerasan sisi. Dibandingkan dengan kontrol, penurunan nilai tegangan pada batas proporsi keteguhan lengkung statik adalah 14,14 %, tegangan pada batas proporsi dan tegangan pada beban maksimal keteguhan tekan tegak lurns serat adalah 18,40 % dan 17,45 % serta kekerasan sisi 15,69 %. Lama pemakaian 7 dan 12 tahun pada kondisi pemakaian terendam dan pasang surut tidak memberikan perbedaan kehadiran kelompok penggerek laut. Penggerek kayu di laut yang ditemui adalah kelompok famili Teredinidae termasuk di dalamnya genus Teredo dan Bankia yang tergolong sebagai kerang penggerek (molluscan bores) atau eaeing kapal (ship worm)
Kata Kunci : Lama penggunaan, kondisi penggunaan, sifat mekanika,jenis penggerek laut