STUDI REPRODUKSI BIOLOGI (Tectona grandis Linn.f.) DI KEBUN BENIH KLON PADANGAN
BAGUS ASEP INDARTO, Prof. Dr. Ir. H. Moh. Na'iem, M.Agr. Sc.
2005 | Skripsi | S1 KEHUTANANKebutuhan kayu Jati (Tectona grandis Linn.f.) yang semakin meningkat dari waktu ke waktu mendorong kebutuhan benih jati dalam kuantitas yang tinggi dan barns diimbangi dengan kualitas yang bagus, sehingga diperlukan studi tentang reproduksi biologi sehingga diperoleh infonnasi yang tepat dalam menunjang upaya mendapatkan benih jati dalam kuantitas dan kualitas yang tinggi. Studi reproduksi biologi dan fenotip jati dilakukan terhadap 15 pohon, dimana 5 pohon penyerbukan terkendali nomor klon A, 5 pohon penyerbukan terbuka nomor klon A, dan '5 pohon penyerbukan terbuka nomor klon bebas. Masing-masing pohon diamati 3 malai yang dibedakan 3 posisi dalam orde I yaitu posisi 2 (ujung), posisi 4 (tengah), dan posisi 6 (ujung) kemudian dilakukan pengamatan dan perhitungan terdapap jumlah bunga dan buah yang mengalami aborsi dati Bulan Februari sampai Juni 2004. HasH penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi perbedaan laju aborsi antara penyerbukan terkendali klon A, penyerbukan terbuka klon A, dan penyerbukan terbuka k10n bebas. Laju aborsi tiap bulan yang didapatkan yaitu 2,79% (posisi 2), 2,42% (posisi 4), dan 2,47% (posisi 6). Aborsi yang cukup tinggi terjadi dalam perkembangan buah muda menjadi buah masak, diduga disebabkan oIeh keadaan kandung embrio tidak nonnal, embrio dan endospenna berhenti turnbuh, tanah terlalu kering atau terlalu basah, tanah terlalu kurus, serangan hama dan penyakit, dan pengaruh jumlah buah serta biji. Penyerbukan dan pembuahan dimulai Pertengahan Bulan Januari,:,Mei, perkembangan buah dan biji Bulan Maret-Agustus, benih berkecambah diduga dimulai beberapa hari setelah terjadi pembuahan, dan waktu buah dan biji masak diduga dimulai awal Bulan Juni. Uji viabilitas yang dilakukan pada Bulan Mei yaitu 28%, dan Bulan Juni meningkat menjadi 42%. Dati pengamatan fenotip pohon yang dilakukan hanya variabel tinggi pohon yang mampu mempengaruhi besamya produksi buah dan biji padajati.
Kata Kunci : Jati (Tectona grandis Linn.f), Kebun Benih, Aborsi