STUDI POTENSI OBYEK DAN DAYA TARIK EKOWISATA DI TAMAN NASIONAL LAIWANGI - WANGGAMETI ( Kab. Sumba Timur, NTT )
Lidya Ernawati, Prof. Dr. Ir. Chafid Fandeli, MS.
2004 | Skripsi | S1 KEHUTANANEkowisata merupakan suatu bentuk peIjalanan wisata ke area alami yang dilakukan dengan tujuan mengkonservasi lingkungan dan melestarikan kehidupan dan kesejahteraan penduduk setempat. Pemanfaatan kawasan Taman NasionaI LaiwangiWanggameti dengan bentuk pengembangan ekowisata telah dilakukan pada blok hutan Laiwangi dan blok hutan Wanggameti. Kegiatan ekowisata pOOa kawasan konservasi ini diharapkan dapat menjaga kualitas lingkungan sekaligus memberdayakan masyarakat s~kitar kawasan. Tujuan dari penelitian ini adalah: I) Mengidentifikasi Obyek Dan Daya Tarik Ekowisata (ODTE) di Zona Pemanfaatan TNLW; 2) Mengetahui karakteristik wisatawan dan persepsi wisatawan terhadap ODTE; 3) Mengetahui karakteristik dan persepsi masyarakat terhadap pengembangan ekowisata; 4) Merencanakan arah dan skala prioritas pengembangan ekowisata. Data yang diambil yaitu : 1) potensi ODTE berupa flora, fauna dan lanskap; 2) karakteristik dan persepsi wisatawan; 3) karakteristik dan persepsi masyarakat. Inventarisasi potensi flora dilakukan dengan membuat petak ukur ukuran 20x20 m sepanjang jalur yang menuju obyek wisata tertentu. Inventarisasi jenis fauna dilakukan dengan metode Daftar Jenis Mackinnon di sepanjang jalur. Penilaian lanskap dilakukan pada titik-titik pengamatan yang menarik dengan menggunakan 2 metode yaitu yang mengacu pada parameter dari Bureu ofLandManagement dan parameter dari Leopold. Karakteristik dan persepsi wisatawan diketahui dengan melakukan pembagian kuisioner dan wawancara pada responden yang terpilih dengan metode accidental sampling. Karakteristik dan persepsi masyarakat diketahui dengan melakukan pembagian kuisioner dan wawancara pada responden. Responden masyarakat ditentukan dengan metode sampling berlapis. Hasil penelitian pada blok hutan Wanggameti menunjukkan bahwa potensi flora termasuk dalam kritena sangat baik dengan jumlah sebanyak 32 jenis, sedangkan potensi flora pada blok hutan Laiwangi termasuk dalam kriteria baik dengan jumlah sebanyak 17 jenis. Potensi fauna pada blok hutan Wanggameti dan Laiwangi termasuk dalam kriteria sangat baik dengan jumlah jenis burung masing-masing 42 dan 41. Kualitas visual Ianskap pada kedua blok hutan termasuk dalam kualitas tinggi. Wisatawan pada dasarnya setuju dengan rencana pengembangan ekowisata pada TNLW. Sebagian besar masyarakat setuju dengan adanya rencana pengembangan ekowisata. Masyarakat mengharapkan adanya sosialisasi terlebih dahulu. Pengembangan ekowisata di kawasan konservasi dilakukan dengan memperhatikan potensi yang ada, permintaan pasar, dan dukungan dari masyarakat sekitar kawasan.
Kata Kunci : Taman Nasional, Ekowisata, Obyek dan Daya Tarik Ekowisata.