Tinjauan Yuridis Pengelolaan Limbah Medis pada Rumah Sakit Rujukan Pasien Covid-19 (studi kasus pada RSUP. Dr. Sardjito)
DEBI DAPRI RAMADHAN, Dr. Fajar Winarni, S.H., M.Hum.
2022 | Skripsi | S1 HUKUMPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pengelolaan limbah medis rumah sakit rujukan pasien COVID-19 pada Rumah Sakit Sardjito apakah sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku dan untuk mengetahui Peraturan yang berkaitan dengan Pengelolaan Limbah Medis pada Rumah Sakit rujukan pasien COVID-19 serta faktor penghambat dalam pelaksanaan pengelolaan limbah medis COVID-19 pada RSUP Dr. Sardjito. Penelitian ini merupakan penelitian normatif-empiris yaitu kombinasi antara penelitian lapangan dengan penelitian kepustakaan. Jenis data yang diperoleh adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari penelitian lapangan dari narasumber melalui wawancara dan juga observasi langsung. Data sekunder diperoleh dari penelitian kepustakaan berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier untuk mengungkapkan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan teori hukum yang menjadi objek penelitian yang berlaku sesuai dengan realita di lapangan. Berdasarkan penelitian disimpulkan bahwa pengelolaan limbah medis hasil pasien terkonfirmasi Covid-19 pada RSUP Dr. Sardjito dilakukan oleh PT. Tenang Jaya Sejahtera mulai dari proses pengangkutan hingga pemusnahan limbah. Kerja sama tersebut dilakukan RSUP Dr. Sardjito dalam upaya menanggulangi pencemaran dikarenakan belum memiliki incinerator untuk mengolah limbah. Faktor penghambat dalam pelaksanaan pengelolaan limbah medis antara lain karena tingginya biaya pengelolaan limbah dan pengaruh buruk penggunaan incinerator dalam mengelola limbah.
This study aimed to find out how to process medical waste management referral hospital patients COVID-19 at Hospital Sardjito whether it is in accordance with the applicable regulations and to find out the regulations relating to Medical Waste Management at the referral hospital for COVID-19 patients and the inhibiting factors in the implementation of medical waste management. This research is an empirical normative research that is a combination of field research with library research. The types of data obtained are primary data and secondary data. Primary data obtained from field research from informants through interviews and also direct observation. Secondary data obtained from library research in the form of primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials. Based on the research, it was concluded that the management of medical waste at the Sardjito Hospital was in accordance with UUPPLH, Sardjito Hospital cooperated with third parties in managing the medical waste produced because Sardjito Hospital did not yet have an incinerator to treat the waste generated due to the location factor of Sardjito Hospital which is located in a dense environment. residents, but it is feared that the management of hazardous and toxic waste using incinerators can cause global warming so that appropriate and sustainable handling is needed in the process of managing hazardous and toxic waste.
Kata Kunci : Pengelolaan Limbah Medis Padat, Limbah COVID-19, Limbah medis RSUP Dr. Sardjito