ANALISIS PENETAPAN HARGA JUAL KAYU JATI RAKYAT DI TINGKAT PETANI (Studi Kasus di Desa Semoyo, Kec Patuk, Kab Gunungkidul)
SETIYANING UTAMI, Dr. Ir. Wahyu Andayani, M.S
2004 | Skripsi | S1 KEHUTANANHarga jual kayu jati rakyat ditingkat petani di wilayah Kabupaten Gunungkidul diduga masih relatif rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui harga jual kayu jati rakyat tersebut dalam bentuk tegakan berdiri (stumpage cost). Metoda yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan biaya (Cost Value Methode / CV~M). Lokasi penelitian dilaksanakan di Desa Semoyo, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul dengan jumlah responden sebanyak 18 kepala keluarga dengan distribusi luas lahan milik adalah sebagai berikut: a) strataI :< 0,5 ha; b) strataII : 0,5 - 111a; dan c) strataIII : > 1 ha. Hasil penehtian menunjukan bahwa nilai tegakan terdiskon pada daur 20 tahlm dengan suku bunga riil sebesar 9,87% menghasilkan nilai sebagai berikut: a) strata 1, Rp 127.047,61/ph; b) strata n, Rp 112.514,29/ph; dan c) strata Ill, Rp 125.589,96/ph. Studi ini menyimpulkan bahwa hargajual kayu yang berlaku saat ini sebaiknya dijual dengan harga lebih tinggi danRp 112.514,29/ph.
Kata Kunci : daur, cost value method, stumpage cost, strata.