PENGARUH VARlASI TEKANAN KEMPA DAN UKURAN SERBUK ARANG TERHADAP SIFAT FISIK-KIMIA BRIKET ARANG LIMBAH BAMBU APUS (Gigantochloa apus Kurz.)
Artha Wiranthaka, Dr. Ir. J.P. Gentur Sutapa, MSc
2004 | Skripsi | S1 KEHUTANANPenelitianini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi tekanan kempa dan ukuran serbuk arang serta interaksinya terhadap sifat fisik-kimia briket arang limbah bambu apus (Gigantochloa opus Kurz.). Tiap faktor terdiri dari tiga perlakuan dan masing-masing perlakuanterdiri dari lima ulangan. Proses pembuatan briket arang diawali dengan persiapan bahan baku dilanjutkan dengan pengarangan pada suhu 500°C selama 4 jam. Arang ditumbuk dan disaring dengan ukuran 1010s 10 mesh tertahan 20 mesh, 1010s 20 mesh tertahan 45 mesh dan 1010s 45 mesh tertaban 60 mesh. Serbuk arang kemudian dicampur dengan perekat dan dikempa dengan tekanan 1500 psi, 2000 psi dan 2500 psi. Briket arang yang dihasilkan dikeringkan sampai kondisi kering angin kemudian diuji sifat fisik-kimianya. Sifat fisik meliputi: kadar air, herat jenis dan nilai kalor sedangkan sifat kimia meliputi: kadar zat menguap (volatile matter), kadar abu dan kadar karbon terikat (jixed carbon). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas briket arang terbaik diperoleh dari perlakuan tekanan 2000 psi dan ukuran serbuk 1010s 20 mesh tertahan 45 mesh. Briket arang yang dihasilkan mempunyai kadar air rata-rata 7,003%; berat jenis 0,652; nilai kalor 8260,71kallgram; kadar zat menguap 23,163%; kadar abu 7,043% dankadar karbonterikat 62,806%
Kata Kunci : Briketarang, tekanan, ukuran serbuk, bambu apus