KETERKAITAN ELEMEN FISIK TERHADAP AKTIVITAS KRIMINAL PADA KAWASAN PASAR SANGGENG, MANOKWARI BARAT
SYIFAULLINNAS, Syam Rachma Marcillia, S.T., M.Eng., Ph.D.
2021 | Tesis | MAGISTER ARSITEKTURKawasan Pasar Sanggeng merupakan kawasan dengan tingkat kriminalitas tinggi. Salah satu upaya pencegahan aktivitas kriminal adalah menerapkan konsep CPTED yang mengkaji aspek pencegahan kriminal melalui pendekatan desain. Peneliti bertujuan mengetahui karakter elemen fisik kawasan, karakter aktivitas kriminal serta keterkaitan elemen fisik terhadap aktivitas kriminal di Kawasan Pasar Sanggeng, Manokwari Barat dan memberi arahan rancangan elemen fisik yang dapat mengurangi potensi aktivitas kriminal dengan menggunakan metode deduktif kualitatif. Diawali dengan studi literatur dan data digital disertai observasi lapangan, kemudian data temuan akan disusun ulang dan dianalisis dengan landasan teori secara objektif. Kemudian ditarik kesimpulan berdasarkan hasil pembahasan tersebut dan diakhiri dengan arahan rancangan. Pada kesimpulan menunjukkan perbedaan besaran variabel antara teori CPTED dengan hasil temuan penelitian di Kawasan Pasar Sanggeng yang dapat menunjukkan keterkaitan antara elemen fisik dan aktivitas kriminal. Surveillance Control memegang fungsi vital untuk mengamankan lingkungan Kawasan Pasar Sanggeng. Diikuti dengan variabel access control, territoriality, maintenance, dan activity support. Arahan rancangan yang diberikan meliputi rancangan tata guna lahan, bangunan, jalan, parkir, ruang terbuka, dan street furniture yang difokuskan pada mekanisme pencegahan melalui peningkatan lima variabel tersebut. Hal ini membuat masyarakat Kawasan Pasar Sanggeng dapat beraktivitas dengan nyaman dan aman.
Sanggeng Market Area is an area that has a high crime rate. One of the methods to prevent criminal activity is to apply the concept of CPTED which examines aspects of criminal prevention through a design approach. The researcher aims to determine the character of the physical elements of the area, criminal activity and physical elements corelation to criminal activities in Sanggeng Market Area, West Manokwari then make a design guideline for physical elements that can reduce the potential for criminality by using a qualitative deductive method approach. Beginning with a study of literature and digital data accompanied by field observations, then the data findings will be rearranged and analyzed based on an objective theoretical basis. Then conclusions are drawn based on the results of the discussion and end with design directions. The conclusion shows the difference in variables between the CPTED theory and the results of research in the Sanggeng Market Area which can show physical elements corelation to criminal activities in Sanggeng Market Area. Surveillance Control is the most important variable to secure Sanggeng Market Area. Followed by access control, territorial, maintenance, and activity support variables. The design guideline on the design of land use, buildings, roads, parking, open spaces, and street furniture are focused on prevention mechanisms through improving these five variables. This makes the people of the Sanggeng Market Area able to move comfortably and safely.
Kata Kunci : Elemen fisik, Aktivitas Kriminal, CPTED, Kawasan Pasar Sanggeng