Laporkan Masalah

FAKTOR PREDIKTOR KEMATIAN LUARAN NEONATUS DENGAN MALFORMASI ANOREKTAL PASCA OPERASI

ARIADNE TIARA H, Dr.dr.Tunjung Wibowo, MPH, MKes, SpA(K).; Dr.dr.Ekawaty Lutfia Haksari, MPH, SpA(K)

2021 | Tesis-Subspesialis | SUBSPESIALIS ILMU KESEHATAN ANAK

Latar Belakang: Anorectal malformation (ARM) atau imperforate anus atau malformasi anorektal (MAR) atau atresia ani merupakan kelainan bawaan yang bbsering ditemui. Kematian neonatus MAR yang tidak segera terdiagnosis masih terjadi. Kesakitan neonatus MAR pasca operasi dikaitkan dengan infeksi saluran kencing sampai perforasi usus serta septikemia yang dapat menyebabkan kematian. Tujuan: penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi faktor prediktor yang mempengaruhi luaran neonatus dengan MAR pasca operasi. Metode: dilakukan penelitian kohort retrospektif pada data neonatus malformasi anorektal pasca operasi di RSUP dr.Sardjito Yogyakarta antara Januari 2013- Desember 2019. Data karakteristik berupa jenis kelamin, usia kehamilan, berat lahir, usia operasi, fistula, VACTERL, penyakit jantung bawaan, kelainan lain, sepsis, dan usia ibu. Hasil: Diperoleh 188 neonatus MAR dari 9.736 neonatus yang dirawat di bangsal perinatal dan NICU pada periode Januari 2013-2019. Analisis bivariabel diperoleh variabel: usia kehamilan, berat lahir, penyakit jantung bawaan, kelainan lain, dan sepsis merupakan faktor prediktor kematian pada neonatus MAR. Dari analisis multivariabel didapatkan variabel yang dapat menjadi faktor prediktor kematian neonatus MAR pasca operasi adalah penyakit jantung bawaan (OR:3,91;CI 95% :1,52-10,03) dan sepsis (OR:3,16; CI 95% :1,45-6,89). Kesimpulan: adanya penyakit jantung bawaan dan sepsis merupakan faktor resiko penyebab kematian pada neonatus malformasi anorectal

Bacground: Anorectal malformation (ARM) or imperforate anus or atresia ani is a commonly encountered congenital disorder. Neonatal death due to MAR that are not immediately diagnosed still prevail. Post operative ARM neonatal disease is related to urinary tractus infection and growth disturbances, and intestinal perforation and septicemia can occur which can cause death. Objective: this study was to identify predictors factors that influence the outcome of the neonates mortality with post operative malformation anorectal. Methode: a retrospective cohort study was conducted on neonates with post operative anorectal malformations at Dr Sardjito General Hospital, Yogyakarta, between January 2013 until December 2019. Characteristic data was collected: sex, gestational age, birth weight, operating age, fistula, VACTERL, congenital heart disease, other abnormalities, sepsis, and mother age. Results : This study found 188 neonates anorectal malformation from 9.736 neonates in Perinatal and NICU Dr Sardjito General Hospital. Bivariable analysis showed that became predictors of motality neonates with ARM were gestational age, birth weight, congenital heart disease, other abnormalities, and sepsis. Multivariable analysis showed congenital heart disease (OR:3,91;CI 95% :1,52- 10,03) and sepsis (OR:3,16; CI 95% :1,45-6,89) were risk factors causing death in neonates with anorectal malformations.

Kata Kunci : neonatus, malformasi anorektal, prediktor, neonates,anorectal malformation, predictors

  1. SPESIALIS-2-2021-453554-abstract.pdf  
  2. SPESIALIS-2-2021-453554-bibliography.pdf  
  3. SPESIALIS-2-2021-453554-tableofcontent.pdf  
  4. SPESIALIS-2-2021-453554-title.pdf