Dinamika Resiliensi Ibu dan Ayah yang Memiliki Anak dengan Autisme
Humaira Rahma Zuha, Ammik Kisriyani, S.Psi., M.A.
2021 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIMemiliki anak dengan autisme merupakan hal yang penuh tantangan bagi orang tua. Orang tua dihadapkan pada berbagai keadaan yang sulit atau menekan yang mampu mempengaruhi kondisi fisik dan psikologisnya. Oleh karena itu mereka membutuhkan kemampuan resiliensi untuk mengahadapi situasi sulit tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dinamika resiliensi pada ibu dan ayah yang memiliki anak dengan autisme. Partisipan dalam penelitian ini adalah dua orang ibu dan dua orang ayah yang memiliki anak dengn autisme yang tinggal di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan IPA (Interpretative Phenomenological Analysis) sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan dinamika resiliensi keempat partisipan terbentuk ketika mengalami beberapa situasi yang sulit atau menantang yaitu anak terdiagnosis autisme, mendapatkan respon negatif dari orang lain, permasalahan finansial, serta kondisi fisik dan psikologis yang menurun atau terdampak, selain itu gangguan epilepsy dan masalah pencernaan yang muncul pada anak yang dihadapi oleh partisipan pertama dan kedua. Keempat partisipan melakukan problem-focused coping dan emotion-focused coping dalam mengatasi situasi sulit tersebut. Keempat partisipan mampu menjadi resilien yang ditunjukkan dengan kemampuan partisipan untuk menerima kondisi anaknya dan memaknai kesulitan yang dialaminya secara positif.
Having a child with autism is challenging for the parents. In raising children with autism, parents may face many difficulties and stressful situations that affect their physical and psychological conditions. Therefore, they need an ability to bounce back and move forward in facing challenges or adversities called resilience. This study aims to determine the dynamic process of resilience in mothers and fathers who have a child with autism. The participants in this study were two mothers and two fathers who had a child with autism who live in Yogyakarta. This study uses a qualitative method with a phenomenological approach and IPA (Interpretative Phenomenological Analysis) as a data analysis technique. The results of this study show that the dynamics process of resilience in the four participants were formed when they were faced with challenging situations such as the diagnosis of autism in children, receiving negative responses from others, financial problem/ financial burden, physical and psychological conditions that were affected, as well as epilepsy and digestive problem in the child from the first and second participants. Eventually, the four participants were able to demonstrate the ability of resilience that can be seen from the acceptance of their child�¢ï¿½ï¿½s condition and making positive meanings of the experiences.
Kata Kunci : autisme, resiliensi, ibu dan ayah dari anak dengan autisme, dinamika resiliensi�¢ï¿½ï¿Ã