Laporkan Masalah

Hubungan Penerimaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan Pengeluaran Rumah Tangga Miskin: Analisis Data Susenas 2016 Hingga 2018

M ADITIA PRIMANANDA, Akhmad Akbar Susamto, M.Phil., Ph.D

2021 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Kemiskinan adalah salah satu permasalahan pembangunan di Indonesia. Salah satu program pemerintah yang ditujukan menangani kemiskinan adalah program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Program KUR memiliki kinerja yang baik dan pemerintah menunjukkan komitmen terhadap program ini dengan meningkatkan alokasi sumber daya. Namun, program KUR juga menghadapi permasalahan akses yang tidak merata bagi rumah tangga miskin yang bersifat kontraproduktif terhadap tujuan penanggulangan kemiskinan. Di sisi lain, penelitian terdahulu yang mengkaji dampak kredit mikro terhadap kemiskinan belum menghasilkan konsensus. Sebagian penelitian menghasilkan temuan dampak yang positif, sementara sebagian lain memberi bukti dampak negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penerimaan KUR dengan pengeluaran rumah tangga miskin di Indonesia menggunakan data Susenas 2016 hingga 2018. Estimasi dilakukan dengan menggunakan metode PSM dengan outcome yang diamati pengeluaran makanan dan bukan makanan rumah tangga. Penelitian ini menemukan bahwa penerimaan KUR berkorelasi positif dan signifikan dengan kenaikan pengeluaran makanan rumah tangga dan pengeluaran bukan makanan rumah tangga.

Poverty is one of the development problems in Indonesia. One of the government programs aimed at dealing with poverty is the Kredit Usaha Rakyat (KUR) program. The KUR program has performed well and the government is showing commitment to this program by increasing the allocation of resources. However, the KUR program also faces the problem of unequal access for poor households which is counterproductive to the goal of poverty reduction. On the other hand, previous studies examining the impact of microcredit on poverty have not produced a consensus. Some studies yield positive impact findings, while others provide evidence of negative impacts. This study aims to determine the relationship of KUR acceptance and the expenditure of poor households in Indonesia using 2016 to 2018 Susenas data. The estimation is carried out using the PSM method with the observed outcome of household food and non-food expenditures. This study found that KUR acceptances were positively and significantly correlated with the increase in household food expenditure and household non-food expenditure.

Kata Kunci : Kredit Usaha Rakyat, pengeluaran rumah tangga, Propensity Score Matching, analisis korelasi

  1. S2-2021-464936-abstract.pdf  
  2. S2-2021-464936-bibliography.pdf  
  3. S2-2021-464936-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2021-464936-title.pdf