Laporkan Masalah

Kesiapsiagaan Tim Penolong Kantor Basarnas DIY Pada Bencana Banjir Akibat Siklon Tropis Di Kabupaten Gunungkidul

AKHMAD RIZKIANSAH, Dr. Ir. Dina Ruslanjari, M.Si.; Dr. Emilya Nurjani, M,Si.

2021 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN BENCANA

Kesiapsiagaan Kantor Basarnas DIY merupakan hal penting dalam rangka menanggulangi bencana banjir yang ada di wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Tingkat kesiapsiagaan tim penolong Kantor Basarnas DIY akan menentukan keberhasilan operasi pencarian dan pertolongan pada masa tanggap darurat bencana banjir akibat siklon tropis pada tahun 2017 di Kabupaten Gunungkidul. Tujuan penelitian ini adalah mengukur tingkat kesiapsiagaan tim penolong Kantor Basarnas DIY dan menganalisis strategi kesiapsiagaan Kantor Basarnas DIY pada masa tanggap darurat bencana benajir akibat siklon tropis tahun 2017. Penelitian dilakukan menggunakan metode kombinasi kuantitatif dan kualitatif. Pendekatan kuantitatif difokuskan pada survei menggunakan kuesioner terhadap tim penolong Kantor Basarnas DIY yang bertugas di wilayah administratif Provinsi DIY. Tingkat kesiapsiagaan tim penolong Kantor Basarnas DIY dihitung dengan menggunakan indeks gabungan tertimbang dari 5 parameter berdasar pada LIPI-UNESCO/ISDR (2016). Pendekatan kualitatif fokus pada wawancara mendalam dan observasi lapangan dengan menggunakan analisis matiks SWOT. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesiapsiagaan tim penolong Kantor Basarnas DIY berada pada kategori atau tingkat sedang. Kategori tersebut menunjukkan bahwa tim penolong Kantor Basarnas DIY memiliki kemampuan pelaksanaan operasi yang sudah sesuai dengan visi dan misi organisasi, namun masih ada beberapa faktor penghambat seperti kurangnya sumber daya manusia dari segi kuantitas dan kualitas serta masih kurangnya sarana prasarana yang ada pada Kantor Basarnas DIY dalam penanganan bencana banjir khususnya di Kabupaten Gunungkidul dan juga masih kurangnya pelaksanaan pelatihan bersama bagi potensi serta sosialisasi bagi masyarakat Kabupaten Gunungkidul terkait penanganan bencana khususnya bencana banjir pada masa tanggap darurat.

The preparedness of the Yogyakarta Search and Rescue (SAR) Office is critical in the context of dealing with the flood disaster in the Yogyakarta Special Region (DIY) Province. The level of preparedness of the Yogyakarta SAR Office rescue team will determine the success of search and rescue operations during the emergency response period for floods caused by tropical cyclones in 2017 in Gunungkidul Regency. The purpose of this study was to measure the level of preparedness of the Yogyakarta SAR Office rescue team and to analyse the preparedness strategy of the Yogyakarta SAR Office during the emergency response period for a flood caused by a tropical cyclone in 2017. This research was conducted using a combination of quantitative and qualitative methods. The quantitative approach was focused on a survey using a questionnaire to the rescue team of the Yogyakarta SAR Office, who served in the administrative area of the DIY Province. The preparedness level of the Yogyakarta SAR Office rescue team was calculated using a weighted composite index of five parameters based on LIPI-UNESCO/ISDR (2016). The qualitative approach focuses on in-depth interviews and field observations using a SWOT matrix analysis. The results showed that the level of preparedness of the Yogyakarta SAR Office rescue team was in the medium category or level. This category shows that the Yogyakarta SAR Office rescue team can carry out operations that follow the organization's vision and mission. However, there are still several inhibiting factors such as the lack of human resources in terms of quantity and quality and the lack of existing infrastructure at the Yogyakarta SAR Office in handling flood disasters, especially in Gunungkidul regency and also the lack of implementation of joint training for search and rescue volunteer and the socialization of disaster management for the people of Gunungkidul regency, especially flood disasters during the emergency response period.

Kata Kunci : Kesiapsiagaan, Basarnas, SWOT, Tanggap Darurat

  1. S2-2021-435933-abstract.pdf  
  2. S2-2021-435933-bibliography.pdf  
  3. S2-2021-435933-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2021-435933-title.pdf