PRICING STRATEGY FOR MACHINE TRANSLATION SERVICES USING THE EXAMPLE OF CASE STUDY IN WIETZKE CONSULTING
MUTHIA ALFIANI, Prof. Dr. Jan Frie
2021 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)Nilai pasar dunia atas jasa terkait linguistik telah berkembang sebanyak dual digit setiap tahunnya selama sepuluh tahun terakhir. Jasa terjemahan dan interpretasi merupakan jasa terpenting, sementara jasa penerjemah menggunakan mesin, disebut juga machine translation, mengalami peningkatan dan termasuk ke dalam peringkat 3 besar di industri jasa linguistik. Bertentangan dengan meningkatnya permintaan atas jasa terjemahan, terdapat tantangan berupa keterbatasan waktu dan kendala biaya yang dihadapi dalam industri terkait. Seiring dengan perkembangan teknologi serta tantangan masa kini dalam situasi pandemic, juga pertimbangan atas kebutuhan pelanggan, penggunaan atas jasa terjemahan menggunakan mesin menjadi salah satu jasa yang menjanjikan bagi para penyedia layanan jasa terjemahan. Pada April 2021, Wietzke Consulting, salah satu perusahaan yang merupakan penyedia layanan jasa terjemahan, mulai mengakomodir jasa terjemahan menggunakan mesin penerjemah. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan wawasan baru dan rekomendasi terkait penghitungan harga atas jasa mesin penerjamah yang dilakukan oleh perusahaan. Menggunakan data primer dan informasi yang dikumpulkan melalu penelitian dengan model studi kasus, penelitian ini akan merangkum 3 alternatif strategi dengan menggunakan 3 tipe berbeda atas pengitungan strategi penetapan harga, disertai juga dengan pertimbangan terkait situasi pelanggan dan kebutuh perusahaan untuk dapat menutupi biaya internal yang dikeluarkan, dan mencapai keuntungan sesuai dengan margin yang diinginkan perusahaan. Pada akhirnya, menentukan tipe penghitungan harga untuk produk dan jasa baru adalah salah satu hal terpenting yang dapat membangun image perusahaan yang baik dan kuat sejak dini, serta menjaga dan mempertahankan loyalti pelanggan terhadap perusahaan.
The global value of language services market has been growing double- digit annually for the past ten years. Translation and interpreting services are the most important services, meanwhile the machine translation (MT) service has increased and ranked as the third largest business type in the language service industry. In contrary of high demand in translation services within the language services market, there is time-limitation and cost-constraint when it comes to translation services. Heading with more advanced technology, along with the current challenge of pandemic situation and the customer�s needs, the use of MT services becomes one of the promising services for the language service providers (LSPs) to cover. In April 2021, Wietzke Consulting, one of translation company, started to accommodate MT services to their customer. This research is conducted to provide new insights and give recommendations for the pricing calculation of the companys MT services. Using the primary data and information collected through case-study research, this research summarized three alternatives for the pricing strategy using three different models, along with the consideration of the customers situation and the companys needs to cover their internal costs and to aim sufficient profit margin for the company. In the end, defining pricing model for new product or service is one of the most important factors to build the companys strong image, as well as to maintain the customers loyalty to the company.
Kata Kunci : pricing strategy, language service providers (LSPs), machine translation (MT), case-study