PENAKSIRAN POTENSI PRODUKSI KULIT KAYU MANIS ( Cinnamomum burmanni BL.) Di Kecamatan Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci, Propinsi Jambi
DESISTRI YENTI, Ir. Sahid, M.Si
2004 | Skripsi | S1 KEHUTANANTanaman kayu manis (Cinnamomum burmanni BL.) merupakan salah satu tanaman yang mempunyai arti penting bagi perekonomian Indonesia. Selain sebagai penghasil devisa bagi negara, tanaman ini dapat memberikan lapangan pekei::_jaan dan sumber pendapatan bagi para petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fak"tor-faktor yang mempengaruhi produksi kulit kayu manis per pohon dan mengetahui potensi produksi kulit kayu manis di Kecamatan Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci, Propinsi Iambi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode two-stage sampling. Populasi pada penelitian ini adalah Kecamatan Gunung Kerinci, unit primer adalah desa-desa yang memiliki tanaman kayu manis dan unit sekunder adalah luas lahan kayu manis. Faktor-faktor yang diduga·berpengaruh terhadap produksi kulit kayu manis adalah diameter, tinggi total, dan ketebalan kulit. Faktor-faktor tersebut diolah dengan analisis regresi, menggunakan metode eliminasi langkah mundur. Dari hasil pengolahan data diperoleh persamaan regresi, yaitu: Y1= -44,382 + 4,085x1 + 1,049x2 - 41,598x1 Untuk kepraktisan dan kemudahan di lapangan, maka dibuat model persamaan yang memiliki satu dan dua variabel bebas. Model persamaan dengan satu variabel bebas adalah: Y2 = - 51,151+4,264xi. Untuk model persamaan yang menggunakan dua variable bebas adalah : Y3 = - 46,235 + 5,235 X1- 44,454 X2. Dari hasil perhitungan diperoleh produksi rata-rata kulit kayu manis yang ada di Kecamatan Gunung Kerinci adalah 1.116,576 kg/ha dengan harga varians rata-2 rata (Sx ) 793.463,820 kg, standar error(Sx ) 890,765 kg dan nilai presisi (P) adalah 79,77 %.
Kata Kunci : Potensi, kulit kayu manis