ALOKASI PENGGUNAAN LAHAN DI SUB DAS TEMON DENGAN GOAL PROGRAMMING
Muchtar Efendi , Dr. Ir. Setyono Sastrosumarto
2004 | Skripsi | S1 KEHUTANANPenggunaan lahan pada suatu DAS terutama di daerah tangkapan melibatkan berbagai pihak yang berkepentingan, sehingga menjadi problematika multistakeholders. Fungsi ekologi DAS sangat penting dalam rnenjaga teratumya tata air dan besarnya nilai erosi, dilain pihak adanya kepentingan dalam rnernenuhi kebutuhan ekonomi merupakan fungsi ekonorni dari peggunaan lahan dalam DAS. Strategi optimalisasi penggunaan lahan rnerupakan salah satu variabel keputusan dalam menjamin keberlangsungan DAS agar kepentingan ekologi dan ekonorni dapat terpenuhi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui luasan lahan yang optimal untuk tiap-tiap penggunaan lahan dalam Sub DAS Temon berdasarkan tingkat kepentingan serta target dan tujuan yang telah ditetapkan. Penelitian dilakukan di Sub DAS Ternon, Wonogiri, Jawa Tengah dengan menggunakan data tahun 2002. Metode yang dipakai adalah Program Tujuan Ganda (Goal Programming) untuk melakukan optimalisasi penggunaan lahan di Sub DAS Temon dengan tujuan lebih dari satu, yaitu tujuan ekologi dan tujuan ekonomi. Hasil Perhitungan menunjukkan bahwa penggunaan lahan yang ada sekarang belum optimal. Luasan lahan yang optimal untuk masing-masing penggunaan lahan adalah : sawah irigasi (Xl) seluas 468.1 ha, sawah tadah hujan (X2) seluas 375.27 ha, tegal/pekarangan (X3) seluas 70 ha, kebun campur (X4) seluas 170.18 ha, hutan rakyat (X5) seluas 945.28 dan hutan Negara (X6) seluas 741.31 ha Dari hasil optimalisasi luasan hutan rakyat perlu ditingkatkan dari kondisi sekarang seluas 81 ha menjadi 945.28 agar keberlangsungan fungsi DAS Iebih terjamin,
Kata Kunci : multistakeholders", optimalisasi, goal programming, DAS, variabel keputusan.