PENGARUH JUMLAH PEREKAT UREA FORMALDEHIDA DAN KOMPOSISI KAYU KELAPA DAN MAHONI TERHADAP SIFAT PAPAN PARTIKEL
ANDI BHARATA, Prof Dr.Ir. T. A. Prayitno, M.For.
2004 | Skripsi | S1 KEHUTANANPerkembangan teknologi telah menghasilkan produk papan partikel dengan berbagai maeam jenis dan bahan baku. Jumlah perekat dan komposisi bahan yang digunakan akan mempengaruhi sifat papan partikel. Banyaknya limbah kayu kelapa yang kurang lebih 261.626 m3 dan limbah kayu mahoni sebanyak 36.788 m', mendorong penggunaan bahan tersebut sebagai bahan baku papan partikel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah perekat urea formaldehida dan komposisi bahan kayu kelapa dan mahoni terhadap sifat papan partikel. Bahan penelitian berupa partikel kayu kelapa dan mahoni, perekat urea formaldehida dan pengeras NH4Cl. Penelitian menggunakan rancangan aeak lengkap dengan percobaan faktorial dua faktor yaitu jumlah perekat (5%, 7,5% dan 10%) dan komposisi 50% partikel kelapa dan 50% partikel mahoni (B1), 33,33% partikel kelapa dan 66,67% partikel mahoni (B2), 25% partikel kelapa dan 75% partikel mahoni (B3). Parameter yang diamati adalah kerapatan, kadar air, penyerapan air, pengembangan tebal, modulus patah (MOR), modulus elastisits (MOI!-), keteguhan tekan sejajar permukaan dan keteguhan internal bondingpapan partikel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada interaksi antara faktor jumlah perekat dan komposisi bahan terhadap parameter sifat fisika dan mekanika spesifik, tetapi pada sifat mekanika berpengaruh sangat nyata terhadap MOE. MOE tertinggi diperoleh dari kombinasi A3B3 sebesar 1080,72 kg/cnr'. Faktor jumlah perekat berpengaruh nyata terhadap kadar air, MaR, keteguhan internal bonding, MOR spesifik, keteguhan tekan sejajar papan spesifik, keteguhan internal bonding spesifik dan berpengaruh sangat nyata pada kerapatan, pengembangan tebal, penyerapan air, keteguhan tekan sejajar serat, MOE spesifik. Semakin tinggi kadar perekat (5% ke 10%) menyebabkan peningkatan nilai kerapatan dari 0,4840 kg/em' ke 0,5270 kg/em", kadar air dari 8,8580% ke 9,6870% , MaR dari 32,133 kg/em' ke 49,646 kg/ern", keteguhan tekan sejajar permukaan 40,497 kg/em 2 ke 59,191 kg/crrr' dan keteguhan internal bonding dari 2,0670 kg/em' ke 3,3770 kg/cnr', MOR spesifik dari 76,166 kg/cnr' ke 115,49 kg/cnr', MOE spesifik dari 17663 kg/ern' ke 25480 kg/ern', keteguhan tekan sejajar permukaan spesifik 83,135 kg/cnr' ke 112,68 kg/cur' dan keteguhan internal bonding spesifik dari 3,8060 kg/ern" ke 5,8020 kg/ern', sedangkan sifat fisika penyerapan air menurun dari 110,24% ke 91,208% dan pengembangan tebal menurun dari 22,360% ke 17,962%. Faktor komposisi bahan berpengaruh nyata hanya terhadap kadar air papan partikel. Banyaknya komposisi partikel kelapa menyebabkan rendahnya kadar air papan partikel yaitu 8,6750%. Seeara umum papan partikel yang dihasilkan hanya sebagian memenuhi standar FAO(l958), USDA(l974), Kollmann et al.(1975) dan SII (1988).
Kata Kunci : Papan partikel, perekat urea formaldehida, kayu kelapa, kayu mahoni