FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENEBANGAN SENGON HUTAN RAKYAT (Studi Kasus di Desa Podosoko, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang)
HERI BUDIYATNO , Ir. Djoko Suharno Radite, MS
2004 | Skripsi | S1 KEHUTANANDalam kegiatan penebangan sengon di hutan rakyat, pengambilan keputusan penebangan seperti halnya intensitas tebangan dan penentuan waktu penebangan sepenuhnya tergantung kepada para petani pengelola hutan rakyat. Beberapa faktor diduga mempengaruhi pengambilan keputusan penebangan sengon hutan rakyat. Faktor tersebut adalah : luas kepemilikan lahan hutan rakyat, tingkat pendapatan petani, potensi tegakan hutan rakyat, kebutuhan kayu bakar petani, dan frekuensi pemenuhan kebutuhan mendesak petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan penebangan sengon hutan rakyat dan menentukan arah perkembangan pengambilan keputusan penebangan sengon hutan rakyat. Metode dasar pada penelitian ini adalah studi kasus. Metode penelitian terdiri dari dua bagian yaitu metode pengumpulan data dan analisis data. Untuk pengumpulan data pada pengambilan sampel dusun menggunakan metode purposive sampling atau sampling bertujuan, dan pengambilan sampe] responden menggunakan metode stratified random sampling dengan -penentuan intensitas sampling secara proporsional. Intensitas sampling yang digunakan sebesar 10 %. Analisis yang dilakukan mencakup dua hal yaitu : analisis deskriptif dengan cara memaparkan hasil penelitian menggunakan persentase atau jumlahan data, dan analisis statistik regresi ganda untuk menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan penebangan sengon, menjelaskan hubungan antar faktor, dan menentukan persamaan regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan penebangan sengon hutan rakyat pertama adalah faktor frekuensi pemenuhan kebutuhan mendesak petani yang berhubungan secara erat, berbanding lurus dan bersifat nyata, kedua adalah faktor luas kepemilikan lahan hutan rakyat yang berhubungan secara tidak erat, berbanding lurus dan bersifat n_yata. Persamaan regresi ganda yang dihasilkan dituliskan sebagai Y = 0,099 + 1,728X1 + 0,8Xs+ E. Persamaan ini selanjutnya secara operasional digunakan untuk menentukan arah perkembangan pengambilan keputusan penebangan sengon hutan rakyat.
Kata Kunci : penebangan sengon, faktor yang mempengaruhi, penentuan arah perkembangan pengambilan keputusan penebangan sengon.