PENGARUH SUHU AKTIFASI DAN KONSENTRASI BAHAN PENGAKTIF NATRIUM HIDROKSIDA TERHADAP RENDEMEN DAN KUALITAS ARANG AKTIF DARI KAYU SISA GMELINA
IKA MULYANINGSIH , Prof. Dr. Ir. JP. Gentur Sutapa, M.Sc.
2004 | Skripsi | S1 KEHUTANANIndustri pengolahan kayu dalam prosesnya banyak menimbulkan sisa yang masih bisa dimanfaatkan kembali. Salah satu altematifpemanfaatannya adalah pembuatan arang aktif. Arang aktif merupakan arang yang diproses dengan perlakuan tertentu sehingga mempunyai daya serap yang tinggi terhadap bahan y'ang berbentuk larutan atau uap. Kayu pohon Gmelina dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan arang. aktifkarena bahan bakuarang aktif bisa berasal dari segala jenis bahan organik padat yang mengandung karbon. Tujuan. penelitian ini adalah untuk memanfaatkan kayu si.sa Gmeli.na rn.enjadi arangaktif, mengetahui kualitas dan rendemen yang dihasiIkan serta mengetahui suhu aktifasi dan konsentrasi bahan pengaktifNaOH terbaik yang digunakan dalam pembuatan arangaktifkayuGmeilna. Model rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap yang disusun secara faktorial dengan dua faktor yaitu, suhu aktifasi dan konsentrasi bahan pengaktif NaOH, masmg-masing perlakuan terdiri atas 3 ulangan. Penelitian dilakukan dengan mengarangkan kayu pada suhu 400°C. selama 3 jam~ SelanjutnY'a arangdiren.dam dalam larutan. NaOH dengan konsentras~i 1;1,5; 2; dan 2,50/0. Setelah dikeringanginkan, arangdiaktifasi dengan suhu 800 dan 900oe. Arang aktifyang dihasilkan selanjutnya diuji rendemen dan kualitasnya yang meliputi kadar air, kadar zat menguap, kadar abu, kadar karbon,daya serap arang aktif terhadap benzene, iod dan metilen biro. Has!i pengu]lan arang aktlt dari kayu slsa Gmeiina menunJukkan bahwa rendemen berkisar 71,49 %-84,14 %, kadar air 4,75-9,10 %, kadar zat menguap 18,4829,80 %, kadar abu 10,21-16,37 0/0, kadar karbon terikat 55,80-71,04 %, daya serap terhadap benzena 4,39-7, 01 %, daya serap t~rhadap iodium sebesar 1130,71-1184,73 mg/g, daya serap terhadap Inetilen bim sebesar 68,60-75,04 mg/g. Kualitas arang aktif terbaik diperoleh dari kombinasi perlakuan sOOu aktifasi 800°C dan konsentrasi bahan pengaktif 1,50/0. Hasil analisisis keragaman menunjukkan bahwa interaksi antara suhu aktifasi dan konsentrasi bahan pengaktifNaOH berpengaruh nyata terhadap kadar air dan daya serap arang akttf terhadap benzene, dan berpengaruh. sangat nyata terhadap rendemen arangaktif Secara keseluruban
Kata Kunci : Suhu, konsentrasi, NaOH, arang aktif, Gmelina