Laporkan Masalah

EVALUASI PENENTUAN ETAT PADA KELAS PERUSAHAAN PINUS (Studi Kasus Pada Perum Perhutani KPH Kedu Utara )

Moch. Budi Purnomo , Ir. Djuwadi, MS

2004 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Kelestarian hasil hutan menuntut tingkat produksi yang tetap untuk intensitas pengelolaan hutan tertentu, dimana antara riap dan tebangan harns seimbang. Tebangan tahunan maupun tebangan periodik yang dilakukan tidak boleh menyebabkan menurunnya potensi hutan, bahkan sebaliknya mesti ad~ upaya untuk membuat setiap kawasan hutan selalu dalam keadaan penuh, Upaya untuk mewujudkan susunanhutan yang mendekati nonnal perlu diwujudkan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan penerapan metode pengaturan hasil hutan yang tepat dan sesuai dengan keadaan bagian hutan yang menjadi obyek pengelolaan. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi besarnya etat yang dihasilkan oleh metode UTR, menghitung besamya etat dengan menggunakan metode Von MantheI dan menentukan metode pengaturan hasil hutan serta besamya etat yang sesuai dengan keadaan bagian hutan. Penelitian dilakukan pada bulan Januari-Pebruari 2004 di wilayah Perum Perhutani KPH Kedu Utara. Data yang dipakai dalam penelitian ini adalah data sekunder dari buku Rencana Pengaturan Kelestarian Rutan Kelas Perusahaan Pinus KPR Kedu Utara jangka 1998-2007. Perhitungan etat dilakukan dengan menggunakan metode UTR dan metode Von. MantheI yang dikombinasikan dengan panjang daur 25 tahun dan 50 tahun. Kritena yang digunakan untuk mengevaluasi metode UTR dan mengkaji kemungkinan digunakannya metode Von MantheI sebagai metode pengaturan hasil hutan adalah jaminan terwujudnya azas kelestarian hutan, jaminan terwujudnya kelestarian perusahaan dan jaminan terwujudnya struktur hutan yang lebih baik. Metode pengaturan hasil hutan yang sesuai untuk bagian hutan Ambarawa dan bagian hutan Magelang pada daur 25 tahun adalah metode UTR dengan besamya etat untuk masing-masing bagian hutan adalah 5.473,34 m3/tahun dan 11.556,07 m3/tahun, sedangkan untuk bagian hutan Magelang pada daur yang sarna, metode pengaturan hasil hutan yang sesuai adalah metode Von MantheI dengan besarnya etat 6.619,07 m3/tahun. Pada penggunaan daur 50 tahun, metode pengaturan hasil hutan yang sesuai untuk bagian hutan Ambarawa, bagian hutan Magelang dan bagian hutan Wonosobo adalah metode Von MantheI dengan besamya etat untuk masing-masing bagian hutan adalah 2.551,71 m3/tahun, 2.476,49 m3/tahun dan 5.749,53 m3/tahun.

Kata Kunci : kelestarian, hutan nornal, pengaturan hasil

  1. S1-2004-130815_ABSTRACT.pdf  
  2. S1-2004-130815_BIBLIOGRAPHY.pdf  
  3. S1-2004-130815_TABLE_OF_CONTENT.pdf  
  4. S1-2004-130815_TITLE.pdf