Laporkan Masalah

ANALISIS DAMPAK PENERAPAN PSAK 73 TERHADAP PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN PT GARUDA INDONESIA (PERSERO) Tbk.

LATHIFAH, Sumiyana, Dr., M.Si., Ak.. C.A

2021 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)

Industri penerbangan merupakan industri padat modal karena membutuhkan investasi pesawat yang bernilai tinggi, sehingga pada umumnya perolehan aset dilakukan melalui mekanisme sewa. Untuk menjawab keprihatinan pengguna laporan keuangan sehubungan dengan maraknya praktik off-balance sheet yang diperbolehkan oleh standar akuntansi sewa sebelumnya, maka pada tahun 2017 Dewan Standar Akuntansi Keuangan menerbitkan PSAK 73 yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2020. Berdasarkan PSAK 73, hanya ada satu cara untuk mengakui aktivitas sewa dari sisi penyewa, yaitu penyewa harus mengakui aktivitas sewanya dalam laporan posisi keuangan. Pendekatan studi kasus digunakan dalam penelitian ini untuk memahami signifikansi perubahan standar akuntansi PSAK 73 terhadap pengukuran kinerja keuangan Garuda Indonesia. Penelitian ini membandingkan kinerja keuangan pada laporan keuangan tahun 2020 antara PSAK 73 dan PSAK 30 untuk menganalisis dampak penerapan PSAK 73 terhadap laporan keuangan, rasio keuangan, cost of borrowing dan valuasi perusahaan. Penelitian ini juga mengevaluasi strategi perusahaan dalam rangka mengurangi dampak negatif PSAK 73 terhadap pengukuran kinerja keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada aset dan liabilitas berdasarkan PSAK 73, peningkatan tersebut memberikan dampak negatif terhadap rasio profitabilitas dan solvensitas. Dampak dari memburuknya rasio solvensitas berdampak pada meningkatnya cost of borrowing perusahaan. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa restrukturisasi operasional melalui pengurangan jumlah pesawat dan restrukturisasi keuangan melalui merupakan strategi yang diperlukan untuk mengurangi kewajiban perusahaan dan memperbaiki kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini merekomendasikan untuk merubah bisnis model perusahaan yang lebih sederhana dan menguntungkan.

Airline industry is characterized as capital intensive industry which assets are therefore commonly acquired through lease. Answering the growing concern of financial statement user toward off-balance sheet lease practiced by numerous entity for the past years, in 2017, Indonesian Accounting Standard Board published PSAK 73 which will be effectives as of January 1, 2020 to replace the existing lease standard PSAK 30. Under PSAK 73, there will only be one single model to recognize lease activities in lessee book which requires lessee to record lease in their balance sheets. Case study approach are used in this study to investigate the significance of the change in the lease accounting standard PSAK 73 to Garuda Indonesia financial performance measurement. This study compared financial performance in 2020 under PSAK 73 and PSAK 30 to analyse the impact of the implementation of PSAK 73 on financial statement, financial ratios, cost of borrowing and company valuation. This study also evaluate company strategy in order to reduce the negative impact of PSAK 73 on Garuda Indonesia financial performance. The results of this study show that there is a significant increase of asset and liabilities under PSAK 73. Profitability ratio and solvency ratio are the most influence aspect caused change in lease accounting standard. Profitability ratio become worse after the implementation due to recognition of bigger finance cost at the beginning of lease period and recognition impairment of right of use assets. Further analysis shows that operational restructuring through reduce the number of aircraft and financial restructuring through reduce company liabilities are the necessary strategy to improve financial statement and reduce the negative impact of PSAK 73 implementation. This research recommends to changing the business model of the company to become more simple and profitable.

Kata Kunci : sewa, PSAK 73, off-balance sheet, rasio keuangan, kinerja keuangan

  1. S2-2021-452728-Abstract.pdf  
  2. S2-2021-452728-Bibliography.pdf  
  3. S2-2021-452728-Tableofcontent.pdf  
  4. S2-2021-452728-Title.pdf