PENGARUH PENGGUNAAN BIOSTIMULAN, JENIS DAN VOLUME MEDIA TERHADAP PERTUMBUHAN SEMAI JATI (Tectona grandis Linn. f.)
SURYANAJI, .Dr. Ir.Haryono Supriyo, M. Agr
2004 | Skripsi | S1 KEHUTANANPenggunaan teknologi aquastore diperkenalkan pada pembibitan dimaksudkan untuk mengurangi penyiraman. Teknologi ini perlu diimbangi dengan pemilihan jenis media tumbuh yang baik serta optimalisasi pemakaian media. Pertumbuhan semai juga perlu ditingkatkan diantaranya dengan penggunaan biostimulan, sebagai alternatif pemakaian pupuk yang saat ini umum digunakan. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh penggunaan biostimulan, jenis dan volume media terhadap pertumbuhan semai[ati. Penelitian dilakukan di Pusat Penelitian Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (P3BPTH) Yogyakarta. Penelitian dilakukan dengan 3 faktor. Faktor pertama (tanpa biostimulan dan dengan biostimulan), faktor kedua (tanah, campuran tanah dan sekam padi, campuran tanah dan pupuk kandang sapi, campuran tanah dan kompos limbah daun kayu putih) dan faktor ketiga ( volume media 0,28 I dan 0,37 I). Rancangan penelitian adalah rancangan petak-petak terbagi. Parameter yang diamati dalam penelitian ini meliputi tinggi, diameter, kekokohan, berat kering pucuk, berat kering akar serta berat kering total semai. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan biostimulan memberikan pengaruh yang positif terhadap pertumbuhan semai jati dan secara nyata mempengaruhi parameter berat kering total semai sebesar 12,25 ok. Media yang terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan semai jati adalah campuran tanah dan kompos limbah daun kayu putih. Penggunaan volume media tumbuh 0,37 I menghasilkan pertumbuhan yang lebih baik pada parameter diameter dan semua berat kering semai dibandingkan dengan volume media 0,28 I. Kata Kunci: Aquastore, Biostimulan, Semai Jati, Media, Volume Media, Pertumbuhan
Kata Kunci : Aquastore, Biostimulan, Semai Jati, Media, Volume Media, Pertumbuhan