EVALUASI AWAL UJI KETURUNAN HALF-SIB JATI (Tectona grandis L.t:) DARI HUTAN RAKYAT UMUR 12 BULAN DI WANAGAMA I YOGYAKARTA
RINA' YUANA PUSPIYATUN, Prof. Dr. Ir. Muhammad Na'iem, M. Agr.
2004 | Skripsi | S1 KEHUTANANJ!i (Tectona grandis L.f) adalah salah satu jenis tanaman penting di Indonesi. Sejalan dengan pertambahan penduduk dan kemajuan teknologi, perminta n akan kayu Jati terns meningkat. Di sisi lain, luas lahan yang ditanami Jati dan kesuburan tanahnya cenderung berkurang. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya peningkatan produktifitas tanah dan hutan. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah melalui pelTIuliaan pohon, yaitu dengan uji keturunan. Evaluasi awal uji keturunan Jati di Wanagarna ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Besamya variasi genetik karakter tinggi dan diameter pada famili yang diuji, 2) Taksiran nilai heritabilitas dan perolehan genetik, 3) Korelasi genetik antara karakter tanaman yang diukur. Penelitian ini dilakukan pada pertanaman uji keturunan Jati dari hutan rakyat UlTIUr 12 bulan di Wanagama I Yogyakarta. Pertanaman ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Berblok (RCBD) dengan 10 blok, 4 treeplot dan 61 seedlot dengan jarak tanam 3 X 3 m. Pengambilan data dilakukan pada bllian Februari 2003. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diperoleh informasi sebagai berikut : 1) Terdapat variasi genetik yang nyata di antara seedlot yang diuji baik untuk karakter tinggi maupun karakter diameter. 2) Taksiran nilai heritabilitas untuk karakter tinggi dan diameter berturut-turut sebesar 0,431 dan 0,327. 3) Nilai perolehan genetik adalah sebesar 3,405 % untuk karakter tinggi dan 2,293 % untuk karakter diameter. 4) Nilai korelasi genetik antara tinggi dan diameter yang diperoleh bemilai positifyaitu sebesar 0,865. Kata Kunci :
Kata Kunci : Tectona grandis L.f., uji keturunan, hutan rakyat