STUDI JENIS PAKAN DAN ANALISIS PROKSIMAT PADA PAKAN RUSA JAWA (Cervus timorensis Mull & Schl, 1844) DI WANAGAMA I KABUPATEN GUNUNG KIDUL
LIPTIAN , Dr. Ir. Djuwantoko, M.Sc.
2004 | Skripsi | S1 KEHUTANANRusa Jawa merupakan salah satu satwa liar asli Indonesia yang dewasa ini banyak dimanfaatkan. Namun, pemanfaatan yang tidak terkendali telah menimbulkan kekhawatiran akan punahnya satwa ini. Usaha pelestarian rusa Jawa seperti penangkaran, baik oleh pemerintah maupun swasta, tidak mampu memenuhi hasil yang diharapkan akibat minimnya pengetahuan dan informasi tentang pengelolaan rusa. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari jenis pakan, kelimpahan pakan, dan komponen-komponen analisis proksimat pakan rusa Jawa. Manfaat penelitian ini akan memberikan informasi tentang jenis pakan, kelimpahan pakan, dan kandungan nutrisi pakan, sehingga nantinya bisa digunakan sebagai pedoman bagi pengelolaan rusa Jawa di Wanagama I kabupaten Gunung kidul. Metode yang digunakan untuk identifikasi jenis pakan adalah observasi atau pengamatan secara tidak langsung terhadap jejak yang ditinggalkan rusa Jawa, antara lain sisa pakan, kotoran, dan infonnasi dari penduduk. Kelimpahan jenis pakan dipelajari dengan menggunakan metode nested sampling, sedangkan untuk mengetahui persentase kadar air, kadar abu, lemak kasar, protein kasar dan Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen dilakukan dengan metode analisis proksimat Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pakan rusa Jawa yang teramati selama penelitian meliputi : kacang tanah, ketela pohon, patikan, ketela rambat, mlanding, mahoni, lamuran,alang-alang, wedusan, akasia dan kerinyu. Kelimpahan jenis pakan tertinggi untuk tingkat tumbuhan bawah adalah lamuran, wedusan, kerinyu, alang-alang, mlanding, patikan, akasia dan kaliandra. Untuk tingkat tumbuhan semak kelimpahan jenis pakan tertinggi adalah mahoni, kerinyu, akasia, mlanding, alang-alang, kaliandra dan ketela pohon. Hasil analisis proksimat yang dilakukan terhadap 8jenis pakan rosa yang teramati selama penelitian adalah sebagai berikut : kadar air tertinggi terdapat pada ketela pohon 75,6744% terendah pada alang-alang 67,7478%, kadar abu tertinggi 7,5327% terdapat ketela pohon terendah pada wedusan 2,3144%, lemak kasar tertinggi terdapat pada ketela pohon 1,1427% terenda.h pada alang-alang 0,0381%, protein kasar tertinggi terdapat pada kacang tanah 3,2967%, terendah pada alang-alang 1,1765%, Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen (BETN) tertinggi terdapat pada lamuran 20,8254%, dan terendah pada ketela pohon 8,4244%. Kata kunci :
Kata Kunci : Studi, Jenis pakan, Analisis proksimat, Rusa Java, Wanagama I