BIOMASA DAN STRUKTUR KOMUNITAS TUMBUHAN BAWAH DI HUTAN LINDUNG KALlURANG (Studi di Petak 7 RPH Kaliurang Yogyakarta)
SUTOMO, Ir. Atmodjo Thojib, M.S
2004 | Skripsi | S1 KEHUTANANHutan lindung Kaliurang adalah salah satu dari hutan hujan tropis yang tersisa di Indonesia. Pengelolaan hutan lindung Kaliurang memerlukan informasi yang benar mengenai berbagai komponen yang terdapat di dalamnya. Salah satunya adalah kondisi vegetasi dalam hal ini komunitas tumbuhan bawah. Meskipun secara umum hutan lindung Kaliurang memiliki beraneka ragam jenis tumbuhan bawah yang cukup rapat namun .demikian informasi .mengenai biomasa maupun struktur komunitas tumbuhan bawah masih dirasakan kurang. Untuk itu perlu dilakukan penelitian mengenai Biomasa dan Struktur Komunitas Tumbuhan Bawah di Petak tujuh Rutan Lindung Kaliurang. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui biomasa di atas tanah tumbuhan bawah di petak tujuh hutan lindung Kaliurang (2) Mengetahui struktur komunitas tumbuhan bawahdi petak tujuh hutan lindung Kaliurang. Untuk memenuhi tujuan tersebut dilakukan metode pengambilan sampel dengan membuat plot kecil lxl m di sepanjang jalur rintisan yang telah ditentukan berdasarkan survey pendahuluan. Analisis data yang dilakukan adalah analisis vegetasi untuk mengetahui komposisi jenis serta nilai· kepentingan berdasarkan berat keringjenis atau biomasanya. Dari analisis hasil yang telah dilakukan, didapatkan sejumlah 47 spesies tumbuhan bawah yang terdapat pada lokasi sampel. Kandungan biomasa dan INP tertinggi adalah dari jenis : Irengan (Eupatorium riparium) dengan biomasa sebesar 60,11 gram/m2 dan INP sebesar 21,29%, kemudian diikuti oleh jenis Jombo'an (Eleusine indica) dengan biomasa sebesar 50,32 gram/m2 dan INP 17,82%, Luwa'an (Oplismenus burmani) dengan biomasa sebesar 41,24 gram/m2 dan INP 14,61%, Pakis (Diplazium proliferum) dengan biomasa sebesar 39,65 gr/m2 dan INP 14,04%, Braba'an (Panicum reptans ) dengan biomasa sebesar 31,82 gram/m2 dan INP 11,27%.
Kata Kunci : Biomasa, Tumbuhan Bawah, Hutan Lindung