Kemungkinan Penggunaan Paraformaldehida dan Tepung Kulit Mangium untuk Membuat Produk Bentukan Tepung Kayu Sengon
Irawan, Prof. Dr. Ir. T. A. Prayitno, M. For
2003 | Skripsi | S1 KEHUTANANIrawan', T.A. Prayitno' Kualitas produk bentukan dapat dilihat dari sifat fisika dan mekanikanya yang dipengaruhi oleh sifat bahan baku, kadar air kayu, perekat, pengempaan, dan sifat kimia kayunya. Faktor...faktor yang terdapat dalam perekat meliputi rasio tepung kayu-perekat dan komponen tambahan untuk pembuatan adonan perekat kayu. Paraformaldehida ditambahkan pada adonan perekat kulit kayumangiumini untuk membentuk perekat tanin-formaldehida. Penelitian pembuatan produk bentukan tepung kayu sengon dengan perekat kulit mangium merupakan usaha untuk mengetahui kemungkinan penggunaan perekat ini sekaligus mengetahui sifatfisika danmekanikanya. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap yang disusun secara faktorial dengan dua faktor yaitu rasio tepung kayu...perekat (96 : 4,93 : 7, 90 : 10) dan jumlah paraformaldehida dalam perekat (5 bb; 7,5 bb; 10 bb). Hasil analisis varians yang berbeda nyata kemudian diuji lanjut dengan uji HSD dengan parameter yang diuji yaitu kadar air, kerapatan (ASTM D 792-80), penyerapan air, pengembangan tebal (ASTM D 570-77), kekuatan lengkung (ASTM D 79080), dan kekuatan tekan(ASTM D 695-80). Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi rasio tepung kayu-perekat dan jumlah paraformaldehida dalam perekat berpengaruh sangat nyata terhadap kadar air dan penyerapan air produk bentukan tepung kayu sengon. Kadar air tcrendah sebesar 6,587 % pada kombinasi rasio tepung kayu-perekat 90 : 10 dengan jumlah paraformaldehida 5 bb. Kerapatan tertinggi sebesar 1,016 g/cm' pada kombinasi rasio tepung kayu-perekat 96 : 4 dengan jumlah paraformaldehida 7,5 bb. Faktor rasio tepung kayu-perekat berpengaruh sangat nyata terhadap kadar air, penyerapan air, serta modulus patah (MOR) dan berpengaruh nyata terhadap kerapatan. Semakin tinggi kandungan perekat maka nilai kadar air, kerapatan, penyerapan air, dan modulus patah (MOR) semakin rendah. Faktor jumlah parafonnaldehida dalam perekat berpengaruh sangat nyata terhadap paenyerapan air. Semakin tinggi jumlah parafonnaldehida maka nilai penyerapan air semakin rendah
Kata Kunci : sengon, mangium, produk bentukan, tepung kayu, parafonnaldehida