PENGARUH PENAMBAHAN ARANG TEMPURUNG KELAPA (COCOS NUCIFERA L) DAN PENGGUNAAAN PEREKAR TERHADAP SIFAT-SIFAT FISIKA DAN KIMIA BRIKET ARANG DARI ARANG SERBUK KAYU SENGON (PARASERIANTHES FALCARIA (L) NIELSON)
SAMSUL MAARIF, Dr. Ir. J. P. Gentur Sutapa, M.Sc.
2004 | Skripsi | S1 KEHUTANANSamsul Maarif1) J.P. Gentur Sutapa2) INTISARI Potensi pengembangan hutaIl sengon di Jawa secara kasar pada taboo 1999 diperkirakan mencapai 90 ribu ha dan akan menghasilkan limbah serbuk gergajian sengon sebesar 378 .. 648 ribu m3/tahun. Pada taboo 1999, luas areal tanaman kelapa di Indonesia sebesar 3,17 juta dan diperkirakan akan menghasilkan kurang lebih 952 ribu ton tempurung kelapa per Penelitian ini bertujuan untuk memberikan salah satu altematifpemanfaatan limbah serbuk kayu sengon dan tempnrung kelapa sebagai bOOoo baku pembuatan briket arang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan percobaan orial dan uji lanjut yang dipakai adalah LSD (least significant difference). Faktor yang digunakan adalah penambahan arang tempumng kelapa dan pen aan perekat dengan masing-masing Inenggunakan tiga ulangan. Penelitian awal dilakukandengan mengkarbonisasi PENGARUH PENAMBAHAN ARANG TEMPURUNG KELAPA (COCOS NUCIFERA L) DAN PENGGUNAAAN PEREKAR TERHADAP SIFAT-SIFAT FISIKA DAN KIMIA BRIKET ARANG DARI ARANG SERBUK KAYU SENGON (PARASERIANTHES FALCARIA (L) NIELSON) kayu sengon dan tempurung kelapa. Serbuk arang kemudian disaring dengan ukuran 1010s 20 mesh dan tertahan 45 mesh, setelah itu. serbuk arang dicampurkan perekat dari tepung tapioka. Selanjutnya, campuran serbuk arang dengan perekat dikenai tekanan ketnpa sebesar 703,7 kg/em) selama 15 menit Briketarang yang dihasilkanditanurkan pada suhu 60°C sampm konstan dan seJanjutnya dilakukan pengujian terhadap bel?erapa parameter yaitu kadar air, berat jenis, nitro kalor, kadar abu, kadar zat mudah menguap, dan kadar karbon terikat. Rata-rata basil pengujian briketarang dan arang serbuk kayu sengon adalah kadarair = 5,605...6,587%; beratjems = 0,413...0,539; nilai kalor = 5493,61-6832,22 kallg; kadar abu =5,540-9,854%; kadar zat mudah menguap = 32,128...37,886%; dan kadar karbon terikat = 48,105-56,157%. Berdasarkan beberapa parameter yang telah diuji, faktor penambahan arang ternpurung kelapa menyebabkan naiknya heratjenis, nilai kalor, kadar zatmudah menguap, kadar abu sma turunnya kadar karbon terikat briket arang. Sedangkan faktor penggunaan perekat lnenyebabkan naiknya kadar abu serta tunmnya nilai kalor briket arang. Komposisi terbaik untuk faktor penambahan arang tempurung kelapa yang diperoleh dati penelitian ini sebesar 20%, sedangkan untuk penggunaan perekat sebesar 5%. Kam kunei : Briket arang, sifat fisika...kimia, serbuk kayu sengoIl, tempwUng kelapa, dan perekat.
Kata Kunci : Kata kunci : Briket arang, sifat fisika, sifat kimia, serbuk kayu sengon, tempurung kelapa, dan perekat.