PENGARUH NAUNGAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI DAUN NILAM (Pogostemon Cablin, Benth) SEBAGAI TANAMAN AGROFORESTRI PADA BERBAGAI JENIS TANAH
SETYANTI NUR ROKHMAH, Dr. Ir. Moch. Sambas Sn., M.Sc.
2003 | Skripsi | S1 KEHUTANANPola tanam agroforestri merupakan kornbinasi antara tanaman kehutanan dengan tanaman pangan yang menyebabkan interaksi antar masing-masing komponen tanaman. Naungan pohon merupakan salah satu kendala dalam usaha diversifikasi produk komponen strata bawah kombinasi tersebut. Pemilihan jenis tanaman ba\vah harus disesuaikan dengan perolehan eahaya. Salah satu tanaman yang tahan naungan dan mempunyai prospek ekonomi yang tinggi adalah nilam (Pogostemon cab/in, Benth). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Raneangan Aeak Lengkap Berblok. Didalam penelitian ini diamati 2 faktor perlakuan yaitu perbedaan intensitas naungan yang terdiri dan 3 tingkat yaitu 25% (setara dengan 13.500 lux), 50% (setara dengan 10.500 lux, 75% (setara dengan 6.100 lux) dan faktor perbedaan tanah terdiri dan Regosol, Grumusol , Litosol. Setiap unit eksperimen terdiri dari 5 semai dengan 3 blok sebagai ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas naungan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi, diameter dan berat kering daun. Sedangkan faktor jenis tanah berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan diameter dan berat kering daun. Interaksi kedua faktor tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati. Intensitas naungan 50% memberikan pertumbuhan tinggi terbaik sebesar 15,6 em, disusul intensitas naungan 25 dan 75% memberikan pertumbuhan tinggi sebesar 13,3 dan 12,9 em. Intensitas naungan 25% memberikan pertumbuhan diameter sebesar 0,68 em, disusul intensitas naungan 50% sebesar 0,63 em dan intensitas naungan 750/0 sebesar 0,64 em. Intensitas naungan 25% juga menghasilkan berat kering daun tertinggi sebesar 0,15 gram, pada intensitas naungan 50 dan 75% sebesar 0,7 gram. Pada perlakuan jenis tanah, Litcsol memberikan pertumbuhan diameter tertinggi yaitu 0,68 em, disusul Regosol dan Grumusol sebesar 0,63 em. Perlakuan jenis tanah Litosol juga memberikan berat kering daun tertinggi yaitu 0~74 gram, GrulTIusol sebesar 0,71 gram, dan Regosol sebesar 0,7 gram
Kata Kunci : agroforestri., nilam