EVALUASI PENGELOLAAN KEUANGAN DANA DESA DI DESA KEDUNGAMPEL KECAMATAN CAWAS TAHUN 2019 MENGGUNAKAN LOGIC MODEL
GERARDO GANI PERKASA, Suyanto, S.E., M.B.A., Ph.D
2021 | Skripsi | S1 AKUNTANSINew Public Management (NPM) adalah perubahan tata kelola instansi publik menjadi seperti tata kelola pada sektor swasta (Dunleavy, 2009) sehingga tuntutan akan akuntabilitas, efisiensi serta efektivitas pada pengelolaan instansi publik menjadi meningkat. Logic Model merupakan salah satu rerangka pikir atau model yang dapat digunakan untuk menilai kesesuaian logis dalam suatu program kerja pada lingkungan untuk menyelesaikan masalah yang telah diidentifikasi dengan alur logika yang ada pada perencanaan program untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas dan akuntabilitas. Adapun beberapa elemen dalam Logic Model adalah sumber (input), aktivitas (activity), keluaran (output), hasil/ dampak (outcome), dan konteks (context). Penelitian ini dilakukan untuk melihat dan menganalisis pegelolaan keuangan desa pada pemerintahan desa yang bersumber dari Dana Desa. Objek pada penelitian ini adalah Pemerintah Desa Kedungampel Kecamatan Cawas. Penelitian ini menggunakan Logic Model sebagai dasar untuk melakukan analisis dan evaluasi terhadap pengelolaan keuangan Dana Desa di Desa Kedungampel pada tahun 2019. Peneliti mengambil sampel tiga program kerja yang menggunakaan Dana Desa dengan nominal yang signifikan (terbesar). Peneliti melakukan observasi data dengan mendalami APBD, RAB dan Laporan Realisasi pada tahun 2019 serta melakukan wawancara kepada Perangkat Desa untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Kedungampel memenuhi beberapa asas pengelolaan keuangan desa berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, antara lain asas transparansi, partisipatif, dan akuntabel dengan melaksanakan tahap-tahap pengelolaan keuangan desa, akan tetapi belum memenuhi asas tertib dan disiplin. Selain itu, berdasarkan Logic Model, dua dari tiga sampel kegiatan telah disusun berdasarkan logika yang cukup baik. Akan tetapi, terdapat satu program yang belum disusun dengan logika yang baik.
New Public Management (NPM) is a change in the governance of public agencies to be like governance in the private sector (Dunleavy, 2009) so that the demands for accountability, efficiency and effectiveness in the management of public agencies increase. Logic Model is one of the frameworks or models that can be used to assess the logical suitability of a program in the environment to solve problems that have been identified with the existing logic flow in program planning to improve efficiency, effectiveness and accountability. The several elements in the Logic Model are input, activity, output, outcome, and context. This research was conducted to see and analyze the management of village finance management in the village government sourced from the Dana Desa. The object of this research is the Kedungampel Village Government, Cawas District. This research uses the Logic Model as the basis for analyzing and evaluating the financial management of the Dana Desa in Kedungampel Village in 2019. The researcher took a sample of three programs that used the Dana Desa with a significant (largest) nominal. Researcher conducted data observations by observing the APBD, RAB and Laporan Realisasi in 2019 as well as conducting interviews with Village Apparatus to collect data. The results showed that the Kedungampel Village Government fulfilled several principles of village financial management based on the Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, including the principles of transparency participatory and accountable by carrying out the stages of village financial management, but did not meet the orderly principles and discipline. In addition, based on the Logic Model, two of the three sample activities have been compiled based on fairly good logic. However, there is one program that has not been structured with good logic.
Kata Kunci : Logic Model, Pengelolaan Keuangan Desa, Dana Desa, Evaluasi