Laporkan Masalah

DINAMIKA FANATISME SUPORTER SEPAK BOLA (STUDI FENOMENOLOGIS PADA SUPORTER PSIM YOGYAKARTA)

PRIMADEA BIMA D, Prof. Drs Koentjoro, MBsc., Ph.D., Psikolog

2021 | Skripsi | S1 PSIKOLOGI

Penelitian tentang fanatisme suporter sepak bola PSIM Yogyakarta ini bertujuan untuk mengetahui dinamika fanatisme suporter sepak bola. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data-data yang berkaitan dengan dinamika fenomena fanatisme suporter sepak bola diperoleh melalui teknik wawancara terhadap tiga partisipan yang merupakan suporter fanatik klub PSIM Yogyakarta serta informan pelaku dan informan tahu dari masing-masing subjek. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seorang suporter bisa menjadi fanatik dikarenakan pengaruh lingkungan, yang kemudian memunculkan rasa ingin menjadi bagian dari suporter yang mengakibatkan terjadinya perubahan perilaku. Perilaku fanatik yang ditunjukkan juga bermacam-macam seperti mengoleksi merchandise hingga melakukan tindakan anarkis, yang merupakan pemaknaan fanatisme yang melenceng, bersikap negatif dan merugikan. Karena itu, keberadaan suporter yang fanatik tersebut perlu diberi pengorganisasian yang dapat mengarahkan fanatisme ke arah kebermanfaatan, yang menunjukkan fanatisme dapat bersifat positif.

This research on the fanaticism of PSIM Yogyakarta football fans aims to determine the dynamics of football supporters fanaticism. This study uses a qualitative method with a phenomenological approach. The data related to the dynamics of the phenomenon of football fanaticism was obtained through interview techniques with three participants who were fanatical supporters of the Yogyakarta PSIM club as well as informants of perpetrators and informants of each subject. After the data was collected, it was analyzed using the Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) technique. The results show that a fan can become a fanatic due to environmental influences, which then creates a sense of wanting to be part of the supporters which results in behavioral changes. The fanatical behavior shown also varies, such as collecting merchandise to carrying out anarchic actions, which is the meaning of fanaticism that deviates, being negative and detrimental. Therefore, the existence of such fanatical supporters needs to be given an organization that can direct fanaticism towards usefulness, which shows that fanaticism can be positive.

Kata Kunci : fanatisme, suporter, sepak bola, PSIM

  1. S1-2021-366226-abstract.pdf  
  2. S1-2021-366226-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-366226-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-366226-title.pdf