Laporkan Masalah

PARTISIPASI POLITIK PENYANDANG DISABILITAS DALAM PEMILIHAN UMUM 2019 DI KABUPATEN NGAWI

IMAS MAESAROH, Evi Lina Sutrisno, S.Psi., M.A., Ph.D

2021 | Tesis | MAGISTER POLITIK DAN PEMERINTAHAN

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji keterbatasan partisipasi politik penyandang disabilitas, faktor-faktor penyebab serta rekomendasi untuk menjamin keterlibatan penyandang disabilitas yang lebih tinggi dalam politik. Tujuan dari penelitian ini adalah memetakan keterbatasan partisipasi politik penyandang disabilitas agar nantinya dapat digunakan basis penguatan kapasitas untuk pemberdayaan kelompok penyandang disabilitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metodologi penelitian fenomenologi. Peneliti melakukan wawancara mendalam dengan ketua dan anggota organisasi pendamping kelompok disabilitas beserta pemilih penyandang disabilitas di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Selain itu, responden lainnya yaitu Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ngawi dan partai politik. Hasil penelitian disimpulkan terdapat beberapa variasi kesadaran politik penyandang disabilitas, dari yang sangat paham dan siap berpartisipasi hingga apatis. Selain itu, bentuk partisipasi penyandang disabilitas di Kabupaten Ngawi masih sangat terbatas dalam menggunakan hak pilihnya sehingga tidak mampu mempengaruhi kebijakan publik. Terdapat pula hambatan yang dialami penyandang disabilitas untuk berpartisipasi politik umumnya berupa perlakuan yang diskriminatif, adanya pandangan masyarakat yang masih apatis dengan keberadaaan penyandang disabilitas serta kebijakan pemerintah yang seringkali belum mengakomodir perspektif disabilitas.

This study was undertaken to investigate the boundaries of political participation for people with disabilities, a number of factors which resulted in them and advices in order to ensure a greater involvement of the aforementioned people in politics. It was aimed to organize the boundaries which could be used as a reference for the empowerment of people with disabilities. The research employed qualitative approach with phenomenological method. It included a thorough interview with the chief and the members of organization of persons with disabilities empowerment along with some voters from the disabilities in Ngawi, East Java. Besides that, other respondents involved the members of general elections commission of Indonesia in Ngawi as well as the political parties. The study reported that there were various levels of political awareness of the disabilities, ranging from the most aware and the apathetic one. Moreover, how the persons with disabilities in Ngawi participated varied, so it could not affect the public policy. Other than that, the disabilities experienced several obstacles when having political participation, such as (1) discrimination; (2) being apathetic with the disabilities; (3) rigid government policy which seemed to not accommodate the viewpoints of the disabilities.

Kata Kunci : Penyandang Disabilitas, Partisipasi Politik

  1. S2-2021-437465-Abstract.pdf  
  2. S2-2021-437465-bibliography.pdf  
  3. S2-2021-437465-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2021-437465-title.pdf