Recidivism of Traffic Violations by Motorcyclists in The Area of The Tanah Sareal Police Station, Bogor
SATRIYA P. WIRATAMA, Devita Kartika Putri, S.H., LL.M
2021 | Skripsi | S1 HUKUMPenelitian Hukum ini tidak hanya bertujuan untuk membahas mengenai terjadinya residivisme dalam pelanggaran lalu lintas, melainkan juga penelitian ini memiliki tujuan untuk mencari jawaban dibalik terjadinya residivisme pelanggaran lalu dan langkah yang bisa diambil untuk mengatasi persoalan tersebut. Terutama dalam pemberian efek jera terhadap pelanggar.Penelitian Hukum ini merupakan penelitan empiris, dimana penelitian lapangan melalui wawancara dengan aparat kepolisian dan pelanggar lalu lintas. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data primer, sekunder, dan tesier. Dalam melakukan analisis data, dilakukan metode deskriptif.Hasil dari penelitian hukum ini adalah (1) melalui sudut pandang kriminologi, residivisme pelanggaran lalu lintas dapat ditinjau melalui teori kontrol sosial. Lebih jauh lagi, terjadinya residivisme pelanggaran lalu lintas dikarenakan adanya kesempatan yang ditemukan oleh pelanggar. Kesempatan itu berupa tidak adanya polisi yang berjaga, hingga penegakkan hukum yang belum maksimal. Selanjutnya (2) dari segi hukum dan penegakkan peraturan, Indonesia masih tertinggal jauh dalam menangani pelanggaran lalu lintas. Praktik tilang manual yang masih dilakukan di banyak daerah di Indonesia sudah tidak lagi efisien, terutama dalam memberikan efek jera.
This legal research not only aims to discuss the occurrence of recidivism in traffic violations but also this study aims to find answers behind the occurrence of recidivism in traffic violations and steps that can be taken to overcome these problems. Especially in providing a deterrent effect on violators. This Legal Research is empirical research, which includes research through field research through interviews with police officers and the violators. The data obtained in this study are primary and secondary, in conducting data analysis, the descriptive method was used. The results of this legal research are (1) from the point of view of criminology, recidivism of traffic violations can be reviewed through social control theory. Furthermore, the occurrence of recidivism of traffic violations is due to the opportunities found by violators. The opportunity is in the form of the absence of police on guard, to law enforcement that has not been maximized. Furthermore, (2) in terms of law and enforcement of regulations, Indonesia is still far behind in dealing with traffic violations. The practice of manual ticketing which is still carried out in many areas in Indonesia is no longer efficient, especially in providing a deterrent effect.
Kata Kunci : Recidivism, Traffic Violation, Criminology, Police Officer, Violator. Traffic Law, Ticketing, Motorcyclist, Electronic Ticketing, Fine, Accident, Crime