Laporkan Masalah

Analisis Reaksi Pasar Modal terhadap Omnibus Law Undang Undang Cipta Kerja (Studi Peristiwa pada Perusahaan yang Terdaftar dalam Indeks LQ45 dan Pefindo25 di Bursa Efek Indonesia)

ARYONO RAHMAD HAKIM, I Wayan Nuka Lantara, M.Si., Ph.D.

2021 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak dari Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja terhadap return saham di pasar modal Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi peristiwa (event study). Periode peristiwa untuk menghitung abnormal return dan trading volume activity dalam penelitian ini terdiri dari lima hari sebelum dan lima hari setelah hari peristiwa atau event day tanggal 5 Oktober 2020 (pengesahan oleh DPR) dan 2 November 2020 (pengesahan oleh Presiden). Adapun sampel yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari saham LQ45 dan Pefindo25 yang mewakili saham berkapitalisasi besar dan kecil menengah. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji paired samples test dan uji paired wilcoxon sign rank test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peristiwa Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja memiliki pengaruh yang signifikan pada pergerakan return saham di pasar modal Indonesia, hal ini dikarenakan abnormal return signifikan disekitar pengumuman peristiwa. Penelitian ini menemukan perbedaan abnormal return yang signifikan sebelum dan sesudah pengumuman pengesahan undang-undang oleh Presiden hanya pada perusahaan berkapitalisasi kecil. Selain itu, terdapat perbedaan aktivitas volume perdagangan yang signifikan antara sebelum dan sesudah pengumuman hanya pada perusahaan berkapitalisasi kecil pada saat pengumuman pengesahan undang-undang oleh DPR dan perusahaan berkapitalisasi besar pada saat pengumuman pengesahan undang-undang oleh Presiden.

This paper aims to examine the impacts of Omnibus Law on Job Creation on stock return in the Indonesia Stock Exchange. The method used in this research is event study. The observation period used to calculate the abnormal return and trading volume activity is five days prior to the event and five days post the event, it was on October 5th, 2020 (official date of enactment by the Parliament) and 2 November 2020 (official date of enactment by the President). The sample used for this study is LQ45 stocks and Pefindo25 stocks which represent big and small to medium-cap stocks. The finding shows that the enactment of the Omnibus Law on Job Creation affected the stock return significantly in Indonesia Stock Exchange due to significant abnormal returns near the date of said events. In addition, there was a significant difference in trading volume activity between the prior and post-enactment which specifically impacted the small-cap institutions when the law was officially passed by Parliament. On the other side, only big-cap companies were affected when the law was officially signed by The President.

Kata Kunci : abnormal return, trading volume activity, event study, Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja

  1. S2-2021-436700-abstract.pdf  
  2. S2-2021-436700-bibliography.pdf  
  3. S2-2021-436700-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2021-436700-title.pdf