PERBANDINGAN TINGKAT KECEMASAN DENTAL DIUKUR DENGAN MENGGUNAKAN DENTAL ANXIETY SCALE DAN GSR-PSYCHOANALYZER PADA PASIEN USIA 6-8 TAHUN
ADIL YUNI IMAMULLAH, Dr. drg. Rinaldi Budi Utomo, MS, Sp.KGA(K), Prof. Dr. drg. Al Supartinah S, SU, Sp.KGA(K)
2021 | Tesis-Spesialis | KEDOKTERAN GIGI ANAKKecemasan dental adalah perasaan khawatir akan terjadi sesuatu yang tidak menyenangkan dan tidak masuk akal selama perawatan gigi dan mulut sehingga anak menjadi tidak kooperatif. Ada dua cara untuk mengukur kecemasan dental pada anak yaitu secara subyektif dan obyektif. Pengukuran secara subyektif dengan menggunakan Dental Anxiety Scale dan secara obyektif dengan GSR-Psychoanalyzer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan tingkat kecemasan dental yang diukur dengan menggunakan Dental Anxiety Scale dan GSR-Psychoanalyzer pada pasien usia 6-8 tahun. Pengukuran kecemasan dilakukan di ruang tunggu klinik sebelum perawatan terhadap 32 anak usia 6-8 tahun, terdiri dari 15 anak laki-laki dan 17 anak perempuan. Anak usia 6 tahun berjumlah 12 anak, usia 7 tahun berjumlah 9 anak, dan usia 8 tahun berjumlah 11 anak. Proses pengukurannya dilakukan dengan cara 16 anak menggunakan Dental Anxiety Scale terlebih dahulu kemudian GSR-Psychoanalyzer dan 16 anak lainnya dilakukan sebaliknya. Data hasil pengukuran Dental Anxiety Scale berupa data ordinal dan GSR-Psychoanalyzer berupa data interval. Data hasil penelitian kemudian dianalisis statistik menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test (p<0,05) untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan tingkatan kecemasan antara Dental Anxiety Scale dengan GSR-Psychoanalyzer, sedangkan untuk mengetahui perbedaan tingkat kecemasan berdasarkan jenis kelamin dan usia pada masing-masing alat ukur menggunakan uji Chi-Square (p<0,05). Hasil analisis statistik menggunakan uji Chi-Square menunjukkan tidak ada perbedaan yang bermakna berdasarkan jenis kelamin dengan nilai p=0,233 pada Dental Anxiety Scale dan nilai p=0,760 pada GSR-Psychoanalyzer. Hasil uji Chi-Square berdasarkan usia juga menunjukkan tidak ada perbedaan yang bermakna dengan nilai p=0,540 pada Dental Anxiety Scale dan nilai p=0,475 pada GSR-Psychoanayzer. Tingkat kecemasan dental yang diukur dengan menggunakan Dental Anxiety Scale dan GSR-Psychoanalyzer pada pasien anak usia 6-8 tahun setelah dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test, menunjukkan tidak ada perbedaan yang bermakna dengan nilai p=0,322. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada perbedaan tingkat kecemasan dental berdasarkan jenis kelamin, usia, serta tidak ada perbedaan tingkat kecemasan dental yang diukur dengan menggunakan Dental Anxiety Scale dan GSR-Psychoanalyzer pada pasien usia 6-8 tahun.
Dental anxiety is a feeling of worrying that something unpleasant or unreasonable will happen during dental and oral care so that the child becomes uncooperative. There are two ways to measure dental anxiety in children subjectively and objectively. Subjectively measured using the Dental Anxiety Scale and objectively using the GSR-Psychoanalyzer. The purpose of this study was to determine the comparison of dental anxiety levels measured using the Dental Anxiety Scale and GSR-Psychoanalyzer in patients aged 6-8 years. Anxiety measurements were carried out in the clinic waiting room before treatment for 32 children aged 6-8 years, consisting of 15 boys and 17 girls. There are 12 children aged 6 years, 9 children aged 7 years, and 11 children aged 8 years. The measurement process was done by the first 16 children using the Dental Anxiety Scale than the GSR-Psychoanalyzer and 16 other children were done the other way around. The data from the measurement of the Dental Anxiety Scale are in the form of ordinal data and the GSR-Psychoanalyzer is in the form of interval data. The research data were then statistically analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test (p<0.05) to determine whether there was a difference in anxiety levels between the Dental Anxiety Scale and the GSR-Psychoanalyzer, while to determine the differences in anxiety levels based on sex and age in each. measuring instrument using the Chi-Square test (p<0.05). The results of statistical analysis using the Chi-Square test showed that there was no significant difference based on gender with a p-value = 0.233 on the Dental Anxiety Scale and a p-value = 0.760 on the GSR-Psychoanalyzer. Chi-Square test results based on age also showed no significant difference with a p-value = 0.540 on the Dental Anxiety Scale and a p-value = 0.475 on the GSR-Psychoanayzer. The level of dental anxiety as measured using the Dental Anxiety Scale and GSR-Psychoanalyzer in children aged 6-8 years after being analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test, showed no significant difference with p=0.322. This study concludes that there is no difference in the level of dental anxiety based on gender, age, and there is no difference in the level of dental anxiety as measured by using the Dental Anxiety Scale and GSR-Psychoanalyzer in patients aged 6-8 years.
Kata Kunci : Anak usia 6-8 tahun, Kecemasan dental, Dental Anxiety Scale, GSR-Psychoanalyzer