Laporkan Masalah

THE RELATIONSHIP BETWEEN THE HOMICIDE FORM THAT OCCURRED WITH THE DEMOGRAPHICS OF THE HOMICIDE VICTIM RECORDED AT RSUP DR. SARDJITO IN 2005-2015

THERESIA JESSICA, dr. Ida Bagus Gede Surya Putra Pidada, Sp.F.M (K); dr. Hendro Widagdo, Sp.F.M (K)

2021 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Latar Belakang : Angka kematian akibat pembunuhan di Indonesia adalah 0,0004% yang sangat kecil. Sebagian besar penelitian menemukan bahwa korban pembunuhan sebagian besar adalah laki-laki, dewasa muda, menganggur, miskin, dan kurang berpendidikan. Hal yang dapat menjadi perhatian di Indonesia, di luar negeri umumnya korban pembunuhan berusia sekitar 22-24 tahun. Namun dalam penelitian yang dilakukan di Indonesia ditemukan bahwa Indonesia memiliki rentang usia yang lebih luas dari orang-orang yang menjadi korban pembunuhan. Intinya, apa yang bisa diterapkan di Yogyakarta? Tujuan : Untuk mengetahui faktor demografi seseorang menjadi korban pembunuhan di Indonesia dan kemungkinan bentuk pembunuhan yang terjadi, ada pun yang dimaksud adalah metode pembunuhan dan waktu kejadian pembunuhan. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan metode cross-sectional. Penelitian dilakukan di RSUP dr. Sardjito, Yogyakarta, Indonesia dengan mengambil data sekunder dari Visum et Repertum korban pembunuhan yang tercatat di Instalasi Forensik RSUP dr. Sardjito tahun 2005- 2015. Hasil : Sebagian besar korban pembunuhan ditangani di RSUP dr. Sardjito Yogyakarta 2005-2015 berjenis kelamin laki-laki, 20-40 tahun, bekerja pada swasta, menikah, berstatus sosial ekonomi tinggi, dibunuh dengan trauma benda tumpul dengan mekanisme pendarahan sebagai kematian, pada malam hari dan di luar lingkungan. Metode pembunuhan ditemukan memiliki keterkaitan yang signifikan dengan jenis kelamin korban pembunuhan dan juga status sosial ekonomi jika korban adalah perempuan. Waktu kejadian pembunuhan ditemukan terkait dengan usia korban. Metode pembunuhan ditemukan terkait erat dengan waktu kejadian Kesimpulan : Status demografi korban pembunuhan ditemukan memiliki hubungan yang signifikan dengan metode pembunuhannya.

Background : The death rate due to homicide in Indonesia is 0.0004% which is very small. Most of studies found that homicide victims are mostly men, young adults, unemployed, impoverished, and undereducated. However, there is something that can be a consideration for concern in Indonesia, as abroad, generally the victims of homicide are around 22-24 years of age as in research conducted in Indonesia, it was found that Indonesia has a wider age range of people who are victims of homicide. The point is, what can be applied in Yogyakarta? Objective : To find out the demographic factors for a person to become a homicide victim in Indonesia and the possible form of homicide related. The form homicide meant are method of homicide and time of incident. Method : This study is an analytical observational study using cross-sectional method. The study was taken place at RSUP dr. Sardjito, Yogyakarta, Indonesia by taking secondary data from Visum et Repertum of the homicide victims handled in the forensic installation of RSUP dr. Sardjito in 2005-2015. Result : Most of the homicide victims handled in RSUP dr. Sardjito Yogyakarta 2005-2015 are male, 20-40 years old, work for private, married, have high socioeconomic status, were murdered by blunt force trauma with bleeding as mechanism of death, during night time and in outside settings. Homicide method is found to be significantly associated to sex of the homicide victim and also socioeconomic status if the victim is female. Incident time of the homicide is found to be associated to the age of the victim. Homicide method is found to be dependently associated to the incident time. Conclusion : Demographic status of the homicide victims are found to have significant association to the homicide method.

Kata Kunci : Homicide, Murder, Visum et Repertum, Demographic status

  1. S1-2021-425512-abstract.pdf  
  2. S1-2021-425512-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-425512-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-425512-title.pdf