Laporkan Masalah

ANALISIS HUBUNGAN EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI PENGGUNAAN DANA DESA TERHADAP PEMBANGUNAN DESA DI KABUPATEN WONOSOBO

SALSABILA FIRDAUZIAH, Latri Wihastuti,S.E.,M.Sc

2021 | Tugas Akhir | D4 PEMBANGUNAN EKONOMI KEWILAYAHAN

Dana desa sebagai turunan nawacita ketiga merupakan salah satu wujud upaya pemerintah dalam menghadirkan pembangunan yang merata melalui program membangun Indonesia dari pinggir.Dalam perjalananya dana desa yang sudah berjalan sejak tahun 2015 masih menemui berbagai kendala yang menyebabkan belum tercapainya tujuan dari dana desa itu sendiri. Kabupaten Wonosobo merupakan kabupaten dengan memiliki angka kemiskinan yang tinggi di Provinsi Jawa Tengah yang dalam pelaksanaan dana desa juga masih mengalami berbagai kendala seperti penyelewengan dana desa, penyalahgunaan dana desa, serta rendahnya penyerapan dana desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi implementasi penggunaan dana desa menurut bidang penggunaan, menganalisis efektifitas dan efisiensi penggunaan dana desa serta menganalisis hubungan efektifitas dan efisiensi penggunaan dana desa terhadap pembangunan desa di Kabupaten Wonosobo. Pendekatan pada penelitian ini adalah kuantitatif deskritiptif dengan Teknik pengolahan dan analisis data mengggunakan teknik klasifikasi dan statistik deskriptif (metode persentase dan tabulasi silang). Uji korelasi pearson juga dilakuka untuk mengetahui keberadaan hubungan hubungan statistik kesesuaian penggunaan Dana Desa dengan Pembangunan Desa. Data yang digunakan berupa data sekunder, diantaranya Laporan Konsolidasi Dana Desa dan Indeks Desa Membangun Kabupaten Wonosobo. Hasil implementasi penggunaan dana desa menurut bidang penggunaan menunjukan bahwa sebagian besar penggunaan dana desa di Kabupaten Wonosobo masih diprioritaskan pada bidang pembangunan dan mengindikasikan kurangnya penggunaan dana desa pada bidang pemberdayaan masyarakat dan pembinaan masyarakat. Sedangkan tingkat efektivitas dan efisiensi penggunaan dana desa di Kabupaten Wonosobo Tahun 2019 sebagian besar sudah berada pada kategori yang baik dengan rata-rata tingkat efektivitasnya adalah 93% sedangkan rata-rata tingkat efisiensinya adalah 61%. Nilai Korelasi Spearman sebesar 0,426 pada hubungan efektifitas dan 0,472 pada hubungan efisiensi serta Approximate Significance 0,000 (lebih kecil daripada 0,05) pada hubungan keduanya dengan pembangunan desa.

The village fund as a derivative of the third Nawacita is a manifestation of the government's efforts to bring about equitable development through the program to build Indonesia from the margins. In its journey, the village fund which has been running since 2015 has encountered various obstacles that have caused the village fund's goals to have not been achieved. Wonosobo Regency is a district with a high poverty rate in Central Java Province which in the implementation of village funds is also still experiencing various obstacles such as misappropriation of village funds, misuse of village funds, and low absorption of village funds. This study aims to identify the implementation of the use of village funds according to the field of use, analyze the effectiveness and efficiency of the use of village funds and analyze the relationship between the effectiveness and efficiency of the use of village funds on village development in Wonosobo Regency. The approach in this research is descriptive quantitative with data processing and analysis techniques using classification techniques and descriptive statistics (percentage method and cross tabulation). Pearson correlation test was also conducted to determine the statistical relationship between the suitability of the use of Village Funds and Village Development. The data used are secondary data, including the Village Fund Consolidation Report and the Village Development Index in Wonosobo Regency. The results of the implementation of the use of village funds by field of use show that most of the use of village funds in Wonosobo Regency is still prioritized in the development sector and indicates a lack of use of village funds in the field of community empowerment and community development. While the level of effectiveness and efficiency of using village funds in Wonosobo Regency in 2019 is mostly in the good category with an average effectiveness level of 93% while the average efficiency level is 61%. The Spearman Correlation value is 0.426 in the relationship between effectiveness and 0.472 in the relationship between efficiency and Approximate Significance 0.001 (smaller than 0.05) in the relationship between the two with village development.

Kata Kunci : Dana Desa,Efektivitas,Efisiensi,Pembangunan desa,Indeks Desa Membangun (IDM),Kabupaten Wonosobo.

  1. D4-2021-415309-abstract.pdf  
  2. D4-2021-415309-bibliography.pdf  
  3. D4-2021-415309-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2021-415309-title.pdf