Kajian Pengembangan Wisata Alam Kalibiru dalam Mewujudkan Keberlanjutan Lingkungan
ROSALIA DESTI A, Prof. Dr. M. Baiquni., MA
2021 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHWisata Alam Kalibiru merupakan salah destinasi wisata alam yang berada di Dusun Kalibiru, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulonprogo. Keberadaan Wisata Alam Kalibiru sendiri bersinggungan dengan lokasi hutan lindung di Kabupaten Kulonprogo. Hutan lindung tersebut dikelola oleh Kelompok Tani Dusun Kalibiru yang mana terdapat bagian jasa lingkungan yang dimanfaatkan sebagai wisata alam. Oleh karena itu, pengelolaan Wisata Alam Kalibiru harus sejalan dengan konsep keberlanjutan lingkungan dan pelestarian lingkungan. Adapun tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengembangan Wisata Alam Kalibiru yang dapat mewujudkan keberlanjutan lingkungan serta mengidentifikasi penerapan program CHSE di Wisata Alam Kalibiru. Metode yang digunakan terkait penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan analisis deskriptif. Pengumpulan data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan beberapa infroman yaitu, Ketua Pengelola Wisata Alam Kalibiru, Sekretaris Kelompok Tani, dan Pengelola bagian kebersihan di Wisata Alam Kalibiru. Selain itu, penelitian ini juga melakukan pengumpulan data melalui wawancara dengan wisatawan untuk konfirmasi keabsahan informasi yang disampaikan oleh informan utama. Adapun pengujian keabsahan data atau informasi menggunakan triangulasi data yang mana ditampilkan dengan tabel, dokumentasi saat observasi lapangan, dan kutipan hasil wawancara dengan berbagai informan. Pengembangan pada setiap komponen Wisata Alam Kalibiru terkait atraksi, amenitas, aksesibilitas, dan ancillary sebagian besar sudah sesuai dengan indikator keberlanjutan lingkungan dan pelestarian lingkungan. Namun, tidak semua pengembangan sesuai dengan indikator keberlanjutan lingkungan sehingga perlu evaluasi kembali terkait pengembangan yang dilakukan. Inovasi pengembangan sangat dibutuhkan dengan tetap mempertimbangkan konsep keberlanjutan lingkungan. Kemudian, terkait penerapan program CHSE hampir semua indikator dapat dipenuhi sehingga Wisata Alam Kalibiru dapat beroperasi kembali.
Kalibiru nature tourism located in Kalibiru, Hargowilis, Kokap, Kulonprogo. The area of Kalibiru is in protected forest, Kulonprogo. That forest is managed by farmer's comunity in Kalibiru. Because of that, cultivation and all of the action must be adjusted by environmental sustainability. The purpose of this research is determined the cultivate, development, and all of the action in Wisata Alam Kalibiru. Moreover this research can indetify implementation of CHSE program in Wisata Alam Kalbiru. The methods that using in this research is qualitative methods with descriptive approach to analyzed. Primary data were obtained through in-depth interviews with the Chief Manager of Wisata Alam Kalibiru, Secretary of farmer's community, and manager of cleanliness. In addition, this study also conducted interviews with tourists to match information from key informants. As for testing the validity of data or information by triangulation data and displayed by table, documentation during field observations, and quotes from interviews with various informants. Most of the cultivate, developments, and action in each component of Wisata Alam Kalibiru in order to attractions, amenities, accessibility and ancillary are in accordance with indicators of environmental sustainability and environmental preservation. However, not all developments are in accordance with environmental sustainability indicators, so it is necessary to re-evaluate the developments carried out. Development innovation is needed while still considering the concept of environmental sustainability. Then, regarding the implementation of the CHSE program, almost all indicators can be fulfilled so that Wisata Alam Kalibiru can operate and open again.
Kata Kunci : Wisata Alam , Keberlanjutan Lingkungan , Pelestarian