Laporkan Masalah

Pengembangan Antarmuka Platform Online Event Management System Berbasis Aplikasi Web

NADIA JASMINE A., Dr. Ir. Ridi Ferdiana, S.T., M.T., IPM.; Dr.Eng. Silmi Fauziati, S.T., M.T.

2021 | Skripsi | S1 TEKNOLOGI INFORMASI

Sejak Maret 2020, pemerintah Indonesia telah mengumumkan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dimana masyarakat disarankan untuk bisa melakukan kegiatan-kegiatan seperti bekerja, belajar mengajar dan lain sebagainya di rumah. Hal ini berdampak pada tren pelaksanaan acara yang awalnya bersifat luring menjadi daring. Sebagian besar pengelola acara mempelajari bagaimana cara mengelola acara yang dilakukan secara daring. Permasalahan yang ditemukan saat mengelola acara secara daring adalah sulitnya untuk melakukan dokumentasi dan pengarsipan. Menurut hasil penelitian, 36,1% pengelola acara memilih untuk menggunakan sistem all-in-one solution untuk mempermudah integrasi proses pengelolaan acara. Online Event Management System (OEMS) dikembangkan untuk menjadi salah satu solusi dari permasalahan tersebut. Perancangan sistem aplikasi web OEMS dilakukan dengan dua metode, yakni Design Thinking untuk mengidentifikasi permasalahan, mencari kebutuhan sistem dan merancang desain antarmuka sistem. Metode kedua adalah Scrum yang digunakan dalam proses pengembangan aplikasi OEMS. Pengujian desain antarmuka merupakan tahap akhir dari metode design thinking. Pengujian dilakukan menggunakan metode usability testing. Sedangkan untuk pengujian fungsionalitas memanfaatkan metode Black Box Testing. Hasil pengembangan berupa desain prototipe dan halaman antarmuka website OEMS. Berdasarkan hasil pengujian baik usability dari sisi desain antarmuka maupun pengujian fungsionalitas web menunjukkan luaran yang baik. Semua fitur dapat dijalankan dengan baik dan mudah dimengerti bagi calon pengguna. Setelah pengujian, partisipan juga memberikan nilai kepuasan yang baik dengan beberapa masukan yang tim pertimbangkan saat implementasi.

Since March 2020, the Government of The Republic of Indonesia has announced Large-scale Social Restrictions (PSBB) policy. Publics are advised to do their activities from home. These activities have an impact on the trend of online events such as web seminars, workshops, talk shows, etc. Event organizers start to learn how to manage online events. The problem of managing online events is the difficulty of documentation and archiving. Based on the research, 36.1% of event managers choose to use an all-in-one solution system to facilitate the integration of the event management process. Online Event Management System (OEMS) is developed to be one solution to this problem. The design of the OEMS web application system uses two methods. The first method is Design Thinking to identify problems and define system requirements. The second method is Scrum which is used for the application development process. Interface design testing is the final stage of the design thinking method. The test uses the usability testing method. For the functionality testing using Black Box Testing method. The results of the development are prototype designs and OEMS website interface pages. Based on the results of both usability testing and web functionality testing show good results. All features run well and they are easy to understand for potential users. At the end of testing, respondents also give a good score of satisfaction with several inputs that the team considered during implementation.

Kata Kunci : pengelolaan acara, desain antarmuka, OEMS