Pandangan Orthodox Judaism terhadap negara Israel :: Suatu pendekatan teologis
BURDAH, Ibnu, Prof.Dr. H. Burhanuddin Daja
2002 | Tesis | S2 Ilmu Perbandingan AgamaTujuan pokok penelitian ini adalah berupaya memperoleh kejelasan tentang pandangan Orthodox Judaisin terhadap negara Israel dan implikasinya terhadap hubungan antara keduanya. Upaya memperoleh jawaban atas pertanyaan tersebut dilakukan dengan pendekatan teologis. Dalam pengertian, bahwa bagaimana tokoh-tokoh yang dipandang representatif dan otoritatif dalam Orthodox Judaism memandang negara Israel berdasarkan pemahaman mereka terhadap tema-tema teologis dalam Judaism. Adapun metode yang digunakan adalah melalui studi kepustakaan. Tulisan-tulisan langsung dari tokoh-tokoh Orthodox Judaism menjadi sumber primer dari penelitian ini. Sumber primer lain adalah buku-buku atau informasi dalam bentuk lain yang terkait dengan negara Israel semisal proposal Theodor Herzl bagi pendirian negara Israel yang sekaligus menjadi “kitab suci†gerakan Zionisme, naskah proklamasi dan informasi-informasi pokok lainnya yang terkait dengan negara Israel, mengingat negara Israel dalam penelitian ini merupakan salah satu variabel yang sangat penting. Studi kepustakaan terhadap sumber-sumber tersebut, kemudian akan didukung oleh sumber-sumber sekunder yang sebagaian besar meletakkan tema yang terkait dengan penelitian ini dalam satu atau dua bab pembahasan tersendiri, sebagai contoh, buku buku tulisan Ravitzky, Corrigon, Neusner, Jacobs, Trepp, Kohler dan sebagainya. Termasuk dalam kepustakaan sekunder ini adalah buku-buku yang terkait dengan pembahasan mengenai negara Israel seperti tulisan Shlaim, Bickerton, Dimont dan sebagainya Hasil utama penelitian ini adalah, berdasarkan pemahaman baru mereka terhadap tema teologis Messiah yang aktifitas-realistik, Orthodox Judaism memandang negara Israel sebagai partial realization dari masa Messianik yang ditunggu-tunggu. Pergeseran pemahaman terhadap tema teologis Messiah dari pasivitas-utopis menuju aktifitas-realistik yang berimplikasi pada pandangan Orthodox Judaism terhadap negara Israel ini, kemudian membawa implikasi yang sangat serius bagi hubungan Orthodox Judaism dan “negara Israel†(politik sekuler). Hubungan Zionism, sebagai representasi politik sekuler sekaligus “embrio†dan lokomotif bagi cita-cita berdirinya negara Israel yang dibidani Herzl, dengan Judaism yang semula saling menjauh dan tegang kemudian bertemu pada satu titik perjumpaan yang “harmonis†dengan berpadunya Orthodox Judaism dan negara Israel pada masa-masa awal pendiriannya.
The main aim of the research, is to explain the Orthodox Judaism’s view of the state of Israel and its implication toward their relation. To reach the aim is done through theological approach. By theological, it means the researcher tries to explain how the prominent leaders (scholars) of Orthodox Judaism view of he state of Israel based on their understanding on the themes of Judaism theology. The method is library research. The scholars of, Orthodox writings are the primary materials of this research. The other primary sources are Herzl proposal or establishment of the state of Israel, text of proclamation of the state of Israel and other sources relating to the state, regarding that the state of Israel in this research is one most important variable for research. The primary sources will be supported by the secondary sources that discuss generally about general themes relating to and useful for this research, like books of Ravitzky, Corrigon, Neusner, Jacob, Trepp, Kohler, etc. Including the secondary materials are sources relating to the state of Israel, for example Shlaim, Bickerton, Dimont. The primary result of the research is, that based on their new theological understanding of Messiah that is activitas-realistic, Orthodox Judaism views the establishment of the state of Israel as partial realization of awaited messianic era. The change (switch) of the Orthodox understanding of the Messiah from pasivitas-utopis toward activitas-realistic have implication to the Orthodox view of the gtate, then, to the relation between the state of Israel and Orthodox Judaism. The relation between the Zionism representing the political secular entity, and Orthodox Judaism is in opposite each other and in tension, then, both meet in a convergence point harmonically, through embodiment of the state in its early establishment with Orthodox Judaism.
Kata Kunci : Judaism,Negara Israel,Teologi Messiah