Laporkan Masalah

Dinamika Psikologis Kecenderungan Hikikomori pada Mahasiswa Otaku di Yogyakarta

KHOLIFIAN DZAKI RACHMANHAFIZH, Idei Khurnia Swasti, M.Psi., Psikolog

2021 | Skripsi | S1 PSIKOLOGI

Hikikomori merupakan fenomena perilaku menarik diri dari lingkungan sosial yang terjadi di Jepang. Salah satu kelompok masyarakat yang memiliki risiko populasi hikikomori yang cukup tinggi adalah kelompok otaku, sebutan yang cenderung negatif bagi individu yang memiliki obsesi tinggi terhadap hobi tertentu. Selain di Jepang, hikikomori juga muncul di negara lain dengan ciri-ciri yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika psikologi terkait kecenderungan hikikomori yang muncul pada mahasiswa otaku di Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur. Responden berjumlah dua orang, keduanya berjenis kelamin laki-laki dan berada pada rentang usia dewasa awal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan dari keluarga dan lingkungan sosial menjadi faktor penting yang membuat responden tidak sepenuhnya menarik diri dari lingkungannya. Dukungan sosial yang diterima secara konsisten sejak dini akan membentuk kepribadian positif pada individu, sehingga individu mampu memberikan persepsi dan respon positif terhadap masalah yang dihadapi, sehingga meminimalisir risiko penarikan diri dari lingkungan sosialnya.

Hikikomori is a phenomenon of social withdrawal in Japan. One of the societal groups that have a high hikikomori prevalence is called Otaku, a rather negative term for people with a high obsession with a certain hobby. Hikikomori itself happened not only in Japan but also other countries with similar characteristics. This research aimed to further understand the psychological dynamics of the hikikomori tendency within otaku college students in Yogyakarta. The method used in this research are qualitative with a phenomenological approach. The data was obtained through a semi-structured interview with respondents which has chosen from a preliminary study. There are two respondents, which both is a male and belong to the early adult age group. The result of the study indicates that support from the family and social group is an important factor that makes both respondents refrain from completely withdrawing from society. Early and consistent social support will form a positive attitude in an individual so that they will be able to perceive things positively and give a positive response to the problems that occurred, which also reduced the risk of social withdrawal.

Kata Kunci : hikikomori, penarikan diri, otaku, dukungan sosial, social withdrawal, social support

  1. S1-2021-383658-abstract.pdf  
  2. S1-2021-383658-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-383658-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-383658-title.pdf