Laporkan Masalah

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PREFERENSI PENUMPANG DALAM NEGERI DALAM MEMILIH MASKAPAI NIAGA BERJADWAL MENUJU DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

GENTA DARMA MAULYA, Dr. Andri Kurniawan, S.Si., M.Si.

2021 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Penelitian preferensi penumpang moda transportasi udara di Indonesia menjadi sangat penting akibat tingginya pertumbuhan penumpang setiap tahunnya. Pertumbuhan penumpang yang tinggi terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta yang menjadi salah satu destinasi favorit di Indonesia yang sudah melayani dua puluh rute dalam negeri hingga tahun 2019. Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi daerah dengan tingkat pergerakan penumpang terbesar kelima di Indonesia pada tahun 2019. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan variasi trip attraction dan variasi trip production transportasi udara di D.I. Yogyakarta dan (2) Mengidentifikasi faktor determinasi yang memengaruhi preferensi penumpang domestik dalam memilih maskapai niaga berjadwal menuju Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif data primer dan sekunder. Data primer berasal dari angket yang dikumpulkan secara online dengan memberikan syarat tertentu terhadap responden yang dituju. Metode sampel yang digunakan adalah quota sampling yang didasarkan pada tiga jenis standar pelayanan (maksimum, menengah, dan minimum) angkutan niaga berjadwal sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 185 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Penumpang Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri. Pengolahan data disajikan menggunakan Statistik Deskriptif (crosstab), Kurva Lorenz dan Indeks Gini, dan Regresi Logistik Ordinal/Ordinal Logistic Regression. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi konsentrasi/penumpukan di 15% rute yang dilayani Daerah Istimewa Yogyakarta yang dinilai berdasarkan Indeks Gini. Konsentrasi tersebut terjadi pada bangkitan/trip production maupun tarikan/trip attraction yang dinilai berdasarkan jumlah penumpang, bagasi, dan kargo pada rute Balikpapan, Denpasar, Jakarta (CGK), Jakarta (HLP), dan Ujung Pandang/Makassar. Berdasarkan model proportional odds preferensi penumpang dalam memilih maskapai menuju Daerah Istimewa Yogyakarta dipengaruhi oleh empat faktor determinasi. Faktor-faktor tersebut adalah tarif tiket pesawat (odds ratio = 2,64), fasilitas kabin (odds ratio = 0,29) dan penerbangan langsung/one way trip (odds ratio = 2,05), dan jadwal penerbangan (odds ratio =2,14).

Research on passenger preferences for air transportation modes in Indonesia is very important due to the high growth of passengers every year. High passenger growth occurred in the Special Region of Yogyakarta which is one of the favorite destinations in Indonesia which has served twenty domestic routes until 2019. The Special Region of Yogyakarta became the area with the fifth largest passenger movement rate in Indonesia in 2019. This study aims to (1) Describe variations in trip attractions and variations in trip production of air transportation in the Special Region of Yogyakarta and (2) Identify factors of determination that influence the preferences of domestic passengers in choosing scheduled commercial airlines to the Special Region of Yogyakarta. This study uses a survey method with a quantitative approach to primary and secondary data. Primary data comes from questionnaires collected online by providing certain conditions for the intended respondents. The sample method used is quota sampling which is based on three types of service standards (maximum, medium, and minimum) of scheduled commercial transport in accordance with the Regulation of the Minister of Transportation of the Republic of Indonesia Number PM 185 of 2015 concerning Standards for Economy Class Passenger Service for Domestic Scheduled Commercial Air Transport. Data processing is presented using Descriptive Statistics (crosstab), Lorenz Curve and Gini Index, and Ordinal Logistic Regression. The results of this study indicate that there is a concentration of accumulation in 15% of the routes served by the Special Region of Yogyakarta which are assessed based on the Gini Index. This concentration occurred in production trips and trip attractions which were assessed based on the number of passengers, baggage, and cargo on the Balikpapan, Denpasar, Jakarta (CGK), Jakarta (HLP) and Ujung Pandang/Makassar routes. Based on the proportional odds model, passenger preferences in choosing airlines to the Special Region of Yogyakarta are influenced by four determining factors. These factors are air ticket fares (odds ratio = 2.64), cabin facilities (odds ratio = 0.29) and direct flights/one way trips (odds ratio = 2.05), and flight schedules (odds ratio = 2.14).

Kata Kunci : Preferensi, Transportasi Udara, Indeks Gini, Regresi Logistik Ordinal, Preferences, Air Transport, Gini Index, Ordinal Logistics Regression

  1. S1-2021-397539-abstract.pdf  
  2. S1-2021-397539-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-397539-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-397539-title.pdf