Laporkan Masalah

KINERJA PERTUMBUHAN PEDET PERANAKAN ONGOLE DAN SILANGAN SIMMENTAL-PERANAKAN ONGOLE PASCA SAPIH DENGAN PAKAN RUMPUT DAN KONSENTRAT

DESTY SULISTYOWATI, Prof. Dr. Ir. Endang Baliarti, SU.

2021 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Kinerja Pertumbuhan pada pedet pasca sapih merupakan periode penting yang perlu diperhatikan. Parameter yang dapat di ketahui yaitu pertambahan ukuran tubuh dan pertambahan bobot badan harian. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kinerja pertumbuhan yaitu bangsa dan jenis kelamin. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kinerja pertumbuhan pedet Peranakan Ongole (PO) dan silangan Simmental-Peranakan Ongole (SimPO) pasca sapih dengan pakan rumput dan konsentrat. Sebelas ekor pedet pasca sapih terdiri dari empat pedet SimPO (dua jantan, dua betina) berat awal 149±36 kg, dan tujuh pedet PO (empat betina, tiga jantan) berat awal 151±36 kg, umur 5 hingga 9 bulan, dipelihara secara intensif dalam kandang dengan pakan dasar rumput ditambahkan 3 kg ekor/hari. Lokasi Penelitian di kelompok ternak daerah Sleman (Sayegan dan Mlati) dan kandang UPT FAPET UGM selama 6 bulan. Variabel yang dicatat meliputi konsumsi pakan, pertambahan bobot badan harian, pertambahan ukuran tubuh, konversi dan efisiensi pakan. Data dianalisis menggunakan analisis ancova (bobot awal dan ukuran awal sebagai kovariabel) pada PBBH dan pertambahan ukuran tubuh, dan menggunakan analisis two-way anova pola faktorial 2x2 pada konsumsi pakan, konversi dan efisiensi pakan, dianalisis dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi pakan, pertambahan bobot badan harian, pertambahan ukuran tubuh dan konversi pakan pedet PO dan SimPO jantan dan betina beserta interaksinya tidak menunjukan adanya pengaruh. Disimpulkan bahwa pada pedet pasca sapih PO dan SimPO dan jenis kelamin jantan dan betina dengan pakan rumput dan konsentrat tidak berpengaruh nyata terhadap kinerja pertumbuhan.

Growth perfomance of post-weaning calves is an important period that needs attention. Variabel that can be known are avarage daily gain and and increace body size. The factors that can affect growth perfomance is breed and sex. This aim of this study was to observe post-weaning growth perfomance of Ongole Grade (OG) and Simmental-Crossbreed (SOC) with suplementation concentrate as aditional feed as basal diet. Eleven post-weaning calves consisted of four SOC calves (two males, two females) initial weight 149±36 kg, and seven OG calves (four females, three males) initial weight 151±36 kg, aged 5 to 9 months, intensively kept in cages. with grass-based feed supplemented with 3 kg head/day. The location of the study was in the herd of livestock in the areas of Sleman (Sayegan and Mlati) and UPT FAPET UGM for 6 months. Variable observed including feed comsumption of cows as well as avarage daily gain and feed convertion. Measurements are carried out once a month for six months. The data obtained were analysed using ancova (initial weight and size as covariable) in ADG and body size gain, and using analysed the factorial test 2x2 (breed and sex factor) in consumptions, feed conversion and efficiency with it was done using SPPS program. The results showed that the consumptions, ADG, body size gain and feed convertion and efficiency post-weaning OG and SOC on male and female and their interactions did not show effect. It was concluded that post-weaning calves PO and SimPO with female and male sex with grass and concentrate feed had no significant effect on growth performance.

Kata Kunci : Kinerja Pertumbuhan, Pasca sapih, Peranakan Ongole, Simmental Peranakan Ongole, Konsentrat.

  1. S1-2021-409746-abstract.pdf  
  2. S1-2021-409746-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-409746-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-409746-title.pdf