Laporkan Masalah

Kepuasan Perkawinan Ditinjau dari Komitmen dan Komunikasi Interpersonal pada Suami atau Istri Generasi Milenial

RIANDE AYU PRITASARI, Budi Andayani, Dr., M.A., Psikolog

2021 | Skripsi | S1 PSIKOLOGI

Kepuasan perkawinan merupakan perasaan subjektif dari pasangan suami istri mengenai kualitas perkawinannya dengan besarnya manfaat yang berpengaruh positif terhadap kesehatan psikologis. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan perkawinan generasi milenial cenderung lebih rendah dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Hal ini dikarenakan makna perkawinan bagi generasi milenial berbeda dengan generasi sebelumnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi komitmen dan komunikasi interpersonal terhadap kepuasan perkawinan. Metode penelitian menggunakan survei yang disebar secara online melalui media sosial. Partisipan penelitian terdiri dari 115 suami atau istri generasi milenial dengan rentang umur 21-41 tahun, sudah menikah minimal satu tahun, dan tinggal serumah dengan suami atau istri (bukan pasangan jarak jauh). Analisis data dilakukan dengan analisis regresi linear berganda. Hasil menunjukkan bahwa komitmen dan komunikasi interpersonal secara bersama-sama signifikan memberikan kontribusi positif sebesar 70,7% (p=0,000; p<0,05) terhadap kepuasan perkawinan.

Marital satisfaction is a subjective feeling of a married couple regarding the quality of their marriage with the magnitude of benefits that have a positive effect on psychological health. Several research results show that marital satisfaction of millennial generation tends to be lower than the previous generation. This is because the meaning of marriage for the millennial generation is different from the previous generation. The purpose of this study was to determine the contribution of commitment and interpersonal communication to marital satisfaction. The method that researcher used is an online survey and the data was distributed through social media. The participants of the study consisted of 115 millennial generation husbands or wives with an age range of 21-41 years, had been married for at least one year, and lived together with their husband or wife (not a long-distance couple). Data analysis was performed by multiple linear regression analysis. The results showed that commitment and interpersonal communication together significantly give a positive contribution of 70.7% (p=0.000; p<0.05) towards marital satisfaction.

Kata Kunci : Kepuasan Perkawinan, Komitmen, Komunikasi Interpersonal, Generasi Milenial/Marital Satisfaction, Commitment, Interpersonal Communication, Generation Millennial

  1. S1-2021-414785-abstract.pdf  
  2. S1-2021-414785-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-414785-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-414785-title.pdf