Pembentukan Koalisi dalam Pilkada Kota Yogyakarta Tahun 2017
RIFQI DZIL FAHMI, Dr. rer.pol. Mada Sukmajati, S.I.P.,M.P.P.
2021 | Tesis | MAGISTER POLITIK DAN PEMERINTAHANStudi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana koalisi dalam Pilkada Kota Yogyakarta tahun 2017. Koalisi dalam Pilkada atau yang kemudian dikenal sebagai koalisi kandidasi banyak menyedot perhatian peneliti di Indonesia. Sayangnya studi tentang koalisi ini menemui hambatan karena teori-teori terdahulu yang lebih heavy-parlementer. Peneliti kemudian menggunakan pendekatan multidimensi yang terdiri dari pendekatan historis, pendekatan institusinal, pendekatan motivasional, pendekatan internal, dan pendekatan eksternal yang kemudian dikontekstualisasikan dengan kondisi politik Indonesia. Studi ini adalah penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan studi kasus. Partai politik yang terlibat di dalam koalisi kandidasi pada Pilkada Kota Yogyakarta 2017 adalah objek penelitian dari studi ini. Studi ini menunjukkan bahwa partai politik menunjukkan reaksi yang berbeda terhadap lima dimensi tersebut. Dimensi historis menghasilkan temuan berupa perspektif perilaku koalisi retrospektif yang mendasarkan keputusan koalisi pada pengalaman partai tersebut. Dimensi Institusional menunjukkan peran aktif kandidat sebagai aktor pembentukan koalisi. Dimensi motivasional hadir dengan variasi di mana spoil of office tidak terbatas pada pemberian jabatan secara langsung. Dimensi internal menunjukkan masih dominannya figur sentral di DPP Partai terhadap pembentukan koalisi kandidasi di daerah. Dimensi eksternal menunjukkan bagaimana organisasi Islam yang ada di Yogyakarta turut berperan dalam Pilkada Kota Yogyakarta 2017.
This study aims to find out how the electoral coalition Yogyakarta in 2017. The electoral coalition or known as a coalition of candidacy attracted many researchers in Indonesia. Unfortunately, the study of this coalition encountered obstacles because of heavy-parliamentary theories. This study uses a multidimensional approach consisting of historical approaches, institutional approaches, motivational approaches, internal approaches, and external approaches that are contextualized with Indonesian political conditions. This study is a qualitative study using a case study approach. The political parties involved in the coalition of candidacy in the Yogyakarta City Elections 2017 are the object of the study. This study shows that political parties show different reactions to these five dimensions. The historical dimension resulted in the findings of a retrospective coalition behavior perspective which makes coalition decisions based on the party's experience. The Institutional Dimension shows the active role of the candidate as an actor of coalition formation. Motivational dimensions come with variations where the spoil of office is not limited to direct assignment of the position. Internal dimension shows still a dominant central figure in DPP Party against the establishment of candidate coalition in sub-national level. The external dimensions show a direct and significant influence of Islamic organizations on coalition formation.
Kata Kunci : Koalisi, Partai Politik, Kandidasi, Pilkada, Pendekatan Multidimensi, Pola Koalisi, Coalition, Political Party, Candidate, Pilkada, Multidimensional Approach, Coalition Pattern