Pengaruh pelayanan persalinan terhadap kepuasan pengguna pelayanan persalinan :: Studi evaluasi di Puskesmas Mayong II Kabupaten Jepara
MULYONO, Madyo Eri, Prof.dr. Djaswadi Dasuki, MPH.,SpOG.,PhD
2002 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar belakang. Kematian ibu melahirkan sangat tergantung dari kualitas pelayanan kesehatan khususnya perawatan kehamilan dan pertolongan persalinan. Oleh karena itu penyediaan tenaga penolong persalinan yang profesional sangat dibutuhkan dan bidan salah satu pilihannya. Kenyataannya pelayanan persalinan oleh dukun bayi masih menjadl pelayanan persalinan yang diminati masyarakat. Untuk menjembatani hal tersebut perlu adanya kemitraan antara bidan dan dukun bayi, yang dikenal dengan pelayanan persalinan pendampingan. Tujuan. Untuk mengetahui pengaruh pelayanan persalinan terhadap kepuasan pengguna pelayanan persalinan. Metode. Rancangan penelitian ini adalah pra eksperimental. Satu puskesmas sebagai kelompok perlakuan (pendampingan) dan satu puskesmas sebagai kelompok kontrol (bidan desa). Responden penelitian kelompok perlakuan dan kontrol terdri: 83 orang ibu yang mempunyai bayi. Pengambilan sampel secara proporsional. Analisis yang digunakan chi square, t test dan analisis regresi berganda dengan program SPSS-10, dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian. Ada perbedaan yang bermakna antara kepuasan pengguna pelayanan persalinan pendampingan dengan kepuasan pengguna pelayanan persalinan bidan desa (p<0,05), ada hubungan kualitas pelayanan dengan kepuasan pengguna pelayanan (p<0,05), ada hubungan fasilitas dengan kepuasan pengguna pelayanan persalinan (p<0,05), ada hubungan antara prosedur dengan kepuasan pengguna pelayanan persalinan (p<0,05), tidak ada hubungan bermakna antara pelayanan persalinan dengan kepuasan pengguna pelayanan (p>0,05). Kesimpulan. Kepuasan pengguna pelayanan bidan desa lebih baik dari pada kepuasan pengguna pelayanan persalinan pendampingan. Kualitas pelayanan, prosedur dan fasilitas berpengaruh terhadap kepuasan pengguna pelayanan persalinan.
Background: Maternal mortality depends much on health service quality especially pregnancy care and attendant at delivery. Therefore, the availability of professional attendant at delivery is really needed and midwife is one of the options. In reality, delivery service by birth attendants is still of interest to the community. To close this gap, there should be collaboration between midwives and birth attendants, known as companion delivery. Objectives: To find out the effect of companion on the consumers’ satisfaction of delivery service. Methods: This was a pre-experimental study. One community health center served as the treatment group (companion delivery) and another community health center as the control group (birth attendants). The respondents of the treatment and control groups were 83 mothers with newborn babies. Samples were taken proportionally. The analysis used were chi-square test, t-test and the multiple-regression analysis using SPSS-10 program, with 5% significance level. Results: There was significant difference between consumers’ satisfaction of companion delivery and consumers’ satisfaction of delivery by birth attendants (p<0.05). There were relationships between service quality and consumers’ satisfaction with the service (p<0.05), between facilities and consumers’ satisfaction with service delivery (p<0.05)and between procedure and consumers' satisfaction with service delivery (p<0.05) but there was no significant relationship between service delivery and consumers’ satisfaction with the service (p>0.05). Conclusion: Consumers’ satisfaction with village midwives’ service was higher than that with companion. The service quality, procedures, and facilities had effect on the consumers’ satisfaction with delivery service.
Kata Kunci : Kesehatan Ibu dan Anak,Layanan Persalinan,Kepuasan Pasien, companion delivery, consumers’satisfaction with delivery service.