Laporkan Masalah

PENGARUH ARAH DAN KEDALAMAN SADAP METODE KOAKAN TERHADAP KUALITAS GETAH PADA PENYADAPAN GUM Acacia decurrens

NUR IZZAH JULIA R, Dr. Sigit Sunarta, S.Hut., M.P., M.Sc

2021 | Tugas Akhir | D3 PENGELOLAAN HUTAN

Keberadaan Acacia decurrens di Indonesia yang memiliki berbagai manfaat baik sebagai bahan dasar pembuatan arang hingga bahan penyamak.Acacia decurrens ternyata memiliki potensi getah yang bisa disadap getahnya untuk bahan gum arab dengan kualitas yang sama baik dengan gum arab banyak diproduksi dari tanaman Acacia senegal. Produksi getah diperoleh dengan membuat perlukaan (penyadapan) pada bagian kulit dan kayu dengan metode penyadapan koakan (quare). Penyadapan dilakukan dengan menyadap getah pada kedalaman sadap (kulit dan kayu) dan arah sadap (utara, timur, selatan, barat) dengan 5 kali ulangan.Hasil analisis faktorial menunjukkan bahwa faktor kedalaman sadap berpengaruh nyata terhadap produksi getah akasia, sedangkan faktor arah sadap dan interaksi antara kedua faktor sadap tidak berpengaruh nyata terhadap produksi getah akasia. Uji lanjut menunjukkan rerata produksi memiliki hasil selisih 11.68 > nilai HSD : 0.79, maka hasil produksi getah kedalaman sadap pada kulit berbeda nyata dengan bagian kayu. Faktor kedalaman sadap dan arah sadap tidak berpengaruh nyata terhadap kualitas getah yang terdiri dari warna, bau, dan tekstur getah Acacia decurrens.

The existence of Acacia decurrens in Indonesia which has various benefits, both as a basic material for making charcoal and as a tanning agent. Acacia decurrens turns out to have the potential for sap that can be tapped for gum arabic with the same good quality as gum arabic, which is mostly produced from the plant Acacia senegal. Gum yield is obtained by making cuts (tapping) on the bark and wood using the tapping method quare. Tapping was done by tapping the sap at the tapping depth (bark and wood) and tapping direction (north, east, south, west) with 5 repetitions.The results of the factorial analysis showed that the tapping depth factor had a significant effect on the production of acacia sap, while the tapping direction factor and the interaction between the two tapping factors did not significantly affect the production of Acacia decurrens sap. HSD Tukey tests showed that the average gum yield had a difference of 11.68 > HSD value: 0.79, so the gum yield of sap from the depth of tapping on the bark was significantly different from the wood. The tapping depth factor and tapping direction did not significantly affect the quality of the sap which consisted of the color, smell, and texture of the sap Acacia decurrens.

Kata Kunci : Acacia decurrens, getah, koakan, kualitas, penyadapan

  1. D3-2021-426085-abstract.pdf  
  2. D3-2021-426085-bibliography.pdf  
  3. D3-2021-426085-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2021-426085-title.pdf