ANALISIS YURIDIS PELAKSANAAN PENGAWASAN DAN PEMBINAAN OLEH MPD GABUNGAN TERHADAP PERILAKU DAN PELAKSANAAN JABATAN NOTARIS DI MASA PANDEMI COVID-19 (STUDI KASUS DI KABUPATEN SINTANG, MELAWI, SEKADAU, SANGGAU DAN KAPUAS HULU)
WIZELLA OKTANTIA, Dr. Mailinda Eka Yuniza, S.H., L.LM
2021 | Tesis | MAGISTER KENOTARIATANPenelitian hukum ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis sejauh mana pelaksanaan pengawasan dan pembinaan oleh Majelis Pengawas Daerah gabungan Kabupaten Sintang terhadap perilaku dan pelaksanaan jabatan notaris dimasa pandemi Covid 19 dan mengetahui dan menganalisis kendala dan upaya-upaya Majelis Pengawas Daerah gabungan Kabupaten Sintang dalam mengawasi dan membina notaris dimasa pandemi Covid 19. Penelitian ini merupakan penelitian normatif-empiris dimana data yang digunakan terdiri dari data primer dan data sekunder. Data Primer diperoleh berdasarkan pengumpulan data yang dilakukan langsung oleh peneliti melalui observasi dan wawancara. Data Sekunder diperoleh dari sumber yang sudah tersedia sebelumnya, mencakup peraturan perundangan-undangan, hasil penelitian yang berwujud laporan, buku-buku dan sebagainya, yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah pelaksanaan dan pembinaan oleh Majelis Pengawas Daerah gabungan Kabupaten Sintang terhadap perilaku dan pelaksanaan jabatan notaris di masa pandemi covid-19 dirasa belum efektif. Namun pada setelah masa pandemi Covid-19 pemeriksaan rutin dilakukan oleh Majelis Pengawas Daerah gabungan Kabupaten Sintang menjadi terhambat karena banyak sekali terjadi penundaan-penundaan. Kendala-kendala yang dihadapi dalam menjalankan pengawasan dan pembinaan seperti, dana/anggaran, luas wilayah serta sikap dari pada Notaris.
This legal research aims to find out and analyze the extent to which the implementation of supervision and guidance by the Joint Regional Supervisory Council of Sintang Regency on the behavior and implementation of the position of a notary during the Covid 19 pandemic and to find out and analyze the obstacles and efforts of the Sintang Regency Joint Regional Supervisory Council in supervising and fostering Notary during the Covid 19 pandemic. This research is a normative-empirical research where the data used consists of primary data and secondary data. Primary data was obtained based on data collection carried out directly by researchers through observation and interviews. Secondary data is obtained from previously available sources, including statutory regulations, research results in the form of reports, books and so on, consisting of primary legal materials, secondary legal materials and tertiary legal materials. The conclusion obtained from this study is that the implementation and guidance by the Sintang Regency Joint Regional Supervisory Council on the behavior and implementation of the position of a notary during the COVID-19 pandemic is deemed ineffective. However, after the Covid-19 pandemic, routine inspections carried out by the Joint Regional Supervisory Council of Sintang Regency became hampered because there were so many delays. Constraints faced in carrying out supervision and guidance such as funds/budget, area size and attitude of the Notary.
Kata Kunci : Pelaksanaan Pengawasan dan Pembinaan, Majelis Pengawas Daerah Gabungan/Implementation of Supervision and Guidance, Joint Regional Supervisory Council